Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane meminta pemainnya bermain dengan kesabaran saat melawan VfL Wolfsburg, untuk membalikkan ketinggalan 0-2 pada pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions pada Selasa (12/4/2016) besok.
Para pemain Real telah menghidupkan atmosfer sebelum pertandingan di Bernabeu, di mana bek Dani Carvajal mengatakan pertandingan itu akan seperti perang. Namun, Zidane mencemaskan para pemainnya akan terlalu bergairah sepanjang pertandingan.
"Terdapat banyak pesan mengenai membakar semangat kami, namun kami memerlukan hal yang sebaliknya, ini merupakan pertandingan yang sangat penting dan kami harus menggunakan kepala kami," ucap Zidane pada konferensi pers yang berlangsung Senin (11/4/2016).
"Kami tidak akan memenangi pertandingan dalam sepuluh atau 5 menit, dan mereka dapat benar-benar menjadi hal-hal yang rumit jika mereka mencetak gol. Apapun dapat terjadi dalam sepak bola, namun kami harus berkonsentrasi dari menit pertama. Di atas segalanya kami perlu untuk bermain sepak bola," tambahnya.
"Mereka (Wolfsburg) akan memulainya dengan intensitas dan kami memerlukan intensitas yang sama dan itu akan ditentukan dengan bola, bagaimana kami bertarung dan berlari. Semuanya akan melakukan hal itu namun hal terpenting adalah kami bermain sepak bola."
Zidane mengonfirmasi bahwa penyerang Karim Benzema akan ditampilkan sejak awal, setelah terpaksa ditarik keluar pada babak pertama di Wolfsburg Arena karena cedera lutut dan absen ketika Real menang 4-0 atas Eibar pada Sabtu (9/4/2016).
Zidane merupakan bagian dari tim Real yang membalikkan kekalahan pada leg pertama di putaran gugur Liga Champions, menginspirasi kemenangan 2-0 atas Bayern Munich pada pertandingan leg kedua perempat final pada 2002 dalam perjalan mereka untuk mengangkat trofi.
"Saya ingat bahwa kami memenangi pertandingan, klub ini selalu memiliki kebangkitan-kebangkitan yang luar biasa dan pertandingan besok merupakan kesempatan untuk (kebangkitan) yang lainnya," tutur Zidane.
"Saya tidak perlu berkata terlalu banyak kepada para pemain karena mereka tahu pasti apa yang dipertaruhkan. Saya telah melihat wajah-wajah para pemain, mereka sangat fokus terhadap pertandingan dan itulah yang paling penting."
Suara.com - Saat ditanyai apakah kesulitan untuk mengalahkan Wolfsburg dengan setidaknya tiga gol akan membuat tersingkir dari turnamen ini menjadi lebih mudah untuk diterima, Zidane memberikan respon menantang.
"Tim ini tidak pernah dipersiapkan untuk tidak melaju, kami selalu siap untuk meneruskannya dan kami selalu ingin memenangi lebih, terdapat alasan mengapa kami merupakan tim dengan Piala Eropa terbanyak," ucapnya. (Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Tampil Percaya Diri ala Real Madrid? Ini Rahasia Performa Maksimal Pria Modern
-
Bayern Munich Sabet Gelar ke-35, Fans Kirim Pesan Tegas: Kami Mau Treble!
-
Eduardo Camavinga Beri Pengakuan Dosa Usai Real Madrid Tersingkir dari Liga Champions
-
Buntut Kartu Merah dan Penalti yang Ditolak, Barcelona Kembali 'Serang' UEFA!
-
Arsenal ke Semifinal Liga Champions Lagi, Mikel Arteta: Saya Sangat Bangga!
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Beda Haluan dengan Sepak Bola, Futsal Indonesia Tegas Tolak Naturalisasi demi Produk Lokal.
-
Pemain yang Diincar PSG ini Tolak Tawaran Timnas, Indonesia, Padahal Diminta Ibunya
-
Fadly Alberto Siap Terima Sanksi Tegas dari Komite Disiplin PSSI
-
Cerita Legenda Barcelona di Jakarta: Blusukan ke Kota Tua, Terpesona Wayang dan Topeng
-
Persib Bandung Ditahan Dewa United, Ini Respon Santai Eliano Reijnders
-
Elkan Baggott dan 2 Pemain Abroad Lain yang Bisa Main di Liga Elite Eropa Musim Depan
-
Debut bersama Liverpool, Freddie Woodman Tidak Menyangka Langsung di Derbi Merseyside
-
Persib Kebobolan 4 Gol dalam 2 Laga, Ini Kata Bojan Hodak
-
Lamine Yamal Berhasil Samai Johan Cruyff
-
Superkomputer Prediksi Juara Liga Inggris Musim Ini, Arsenal atau Manchester City?