- Real Madrid tersingkir dari perempat final Liga Champions setelah kalah agregat 4-6 melawan Bayern Muenchen, Kamis (16/4/2026).
- Eduardo Camavinga menerima kartu merah pada menit ke-86 yang memicu kekalahan dramatis Madrid di Allianz Arena, Muenchen.
- Camavinga mengakui kesalahan dan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh tim serta pendukung atas kartu merah yang diterimanya.
Suara.com - Gelandang Real Madrid, Eduardo Camavinga secara jantan mengakui kesalahannya setelah kartu merah yang ia terima menjadi salah satu momen krusial yang menyebabkan timnya tersingkir dari Liga Champions 2025/2026.
Langkah Los Blancos harus terhenti di babak perempat final setelah menelan kekalahan dramatis 3-4 dari Bayern Muenchen di Allianz Arena, Kamis (16/4/2026) dini hari WIB.
Hasil ini membuat Real Madrid kalah agregat 4-6 atas Bayern Munchen dan gagal lolos ke semifinal.
Pertandingan itu sendiri berjalan sangat sengit. Madrid bahkan sempat berada di atas angin setelah unggul 3-2 hingga menit-menit akhir, sebuah skor yang jika bertahan akan memaksa laga berlanjut ke babak perpanjangan waktu.
Namun, petaka datang pada menit ke-86. Eduardo Camavinga harus diusir keluar lapangan oleh wasit setelah menerima kartu kuning kedua yang kontroversial.
Ia dianggap sengaja mengulur waktu saat melakukan pelanggaran terhadap Harry Kane, hanya delapan menit setelah menerima kartu kuning pertamanya.
Bermain dengan 10 orang di momen genting meruntuhkan mentalitas Madrid. Situasi ini dimanfaatkan dengan sempurna oleh Bayern yang berhasil mencetak dua gol tambahan di penghujung laga melalui Luis Diaz dan Michael Olise.
Setelah sempat bungkam pasca-laga yang penuh emosi, Camavinga akhirnya muncul ke publik.
Melalui unggahan di Instagram Story pribadinya, gelandang asal Prancis itu tanpa ragu mengambil tanggung jawab penuh atas kesalahannya dan menyampaikan permohonan maaf.
Baca Juga: Arsenal Lolos Semifinal Liga Champions Meski Imbang, Declan Rice Tak Pedulikan Kritik Pedas
"Saya bertanggung jawab atas bagianku. Saya ingin meminta maaf kepada tim saya dan semua Madridista," tulis Camavinga.
"Terima kasih atas dukungan kalian. Hala Madrid, selalu," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Buntut Kartu Merah dan Penalti yang Ditolak, Barcelona Kembali 'Serang' UEFA!
-
Arsenal ke Semifinal Liga Champions Lagi, Mikel Arteta: Saya Sangat Bangga!
-
Real Madrid Tersingkir dari Liga Champions, Florentino Perez Ngamuk di Ruang Ganti
-
Arteta Gerah Terus Dikritik, Minta Fans Arsenal Nikmati Proses
-
Real Madrid Tersingkir, Jude Bellingham: Kartu Merah Camavinga Itu Lelucon!
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Hasil Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia Bantai Myanmar
-
Sosok 'Pemain Super' Piala Dunia Berdasarkan Statistik: Sundulan Klose, Visi Modric, Skill Messi
-
Dari Messi hingga Maradona, Ini Pemain dengan Caps Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
-
Resmi Pensiun, James Milner Tulis Pesan Menyentuh untuk Leeds United
-
Belum Ada Pembicaraan Konkret, Gelandang Napoli Antonio Vergara Batal ke Tottenham?
-
Allano Lima Tinggalkan Persija Jakarta, Minta Maaf Gagal Persembahkan Gelar Juara
-
Kontrak Francisco Rivera Diperpanjang Persebaya, Bernardo Tavares Beberkan Catatan Evaluasi
-
FIFA Perketat VAR di Piala Dunia 2026, Taktik Bola Mati Ala Inggris Bisa Dianulir
-
Bukan Ronaldo atau Messi, Ini 5 Pencetak Gol Tertua dalam Sejarah Piala Dunia!
-
Calvin Verdonk dan Joey Pelupessy Belum Gabung Timnas Indonesia Jelang vs Oman dan Mozambik