Suara.com - Barcelona secara mengejutkan dibungkam tuan rumah Atletico Madrid di leg kedua perempat final Liga Champions yang digelar di Stadion Vicente Calderon, Madrid, Rabu malam (13/4/2016).
Dengan kekalahan itu Barca dipastikan tersingkir dari Liga Champions dan tak bisa mempertahankan gelar yang diraihnya musim lalu karena secara agregat kalah dengan skor 3-2 dari Atletico.
Dua gol Atletico di laga itu diciptakan oleh gelandang Prancis, Antoine Griezmann, masing-masing di babak pertama dan kedua.
Kekalahan Barca tak lepas dari kedisiplinan permainan tim besutan Diego Simeone dan juga keputusan pelatih Luis Enrique untuk menerapkan permainan hati-hati di babak pertama.
Sejak awal laga, Barca terlihat tak leluasa memainkan bola. Tak ada umpan dari kaki ke kaki, apa lagi ketika para pemain Atletico merangsek menekan hingga ke kotak penalti Blaugrana. Alih-alih, para pemain Barca sering kehilangan bola, jika tak dipaksa melancarkan umpan-umpan panjang.
Sebaliknya Atletico tampil sangat energetik dan menguasai lapangan. Sejak awal babak pertama, mereka sudah melepaskan sejumlah tembakan ke gawang tamunya.
Gol sendiri baru tercipta di menit 36, ketika Griezmann yang tak terkawal di kotak penalti, menanduk masuk bola kiriman Saul Niguez dari sayap kanan.
Barca, yang nyaris tak pernah mengancam gawang Atletico di babak pertama, baru keluar menyerang di babak kedua. Hampir di sepanjang laga, Lionel Messi dkk mengurung kotak penalti Atletico, meski jarang menciptakan peluang.
Peluang emas datang ke kaki Luis Suarez dua kali. Di awal babak pertama, menerima umpan di dalam kotak penalti, tembakan keras striker Uruguay itu masih bisa ditangkap penjaga gawang Jan Oblak.
Peluang kedua lahir dengan pola yang nyaris sama. Ia menerima umpan lambung dari Sergio Busquets di dalam kotak penalti, sayang tembakannya juga jatuh di pelukan Oblak.
Asyik menyerang, Barca lengah bertahan. Lewat sebuah serangan balik di menit 80an, Atletico berhasil memaksa wasit memberikan hadiah penalti, setelah Andres Iniesta memblok umpan Felipe Luis di dalam kotak penalti menggunakan tangan.
Griezmann yang mengambil alih tugas eksekusi tak membuang peluang dan mencetak gol kedunya di laga itu. Hingga laga berakhir tak ada lagi gol yang tercipta.
Selamat tinggal Barca!
Berita Terkait
-
Olivia Rodrigo Hiasi Jersey Barcelona di El Clasico Lawan Real Madrid
-
BRI Debit FC Barcelona Hadirkan Pengalaman Belanja Eksklusif untuk Para Fans
-
Simeone Yakin 'Jimat' Atletico Madrid Fit di Leg Kedua Lawan Arsenal
-
Arteta Geram! VAR Gagalkan Kemenangan Arsenal atas Atletico Madrid
-
Arsenal Diingatkan Gerrard: Tanpa Saka dan Eze, Mimpi Final Bisa Hancur
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Milos Raickovic Ungkap Makna Selebrasi Saat Persebaya Menang 4-0 atas PSBS Biak
-
Ledakan Babak Kedua! Rahasia Bernardo Tavares Hancurkan PSBS Biak 4-0 Terungkap
-
Bawa Klub Presiden Prabowo Promosi, Widodo Cahyono Putro Justru Kecewa, Ini Alasannya
-
Gelandang Asal Brasil Ini Mendadak Galau Bersama Kendal Tornado FC, Ini Penyebabnya
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Pesta Gol Sekaligus 'Antar' PSBS Biak Degradasi
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Arah Angin Berubah! Posisi Tawar Mees Hilgers Kini Pahit, FC Twente Semringah
-
Iran Walk Out dari Kongres FIFA 2026, Infantino Takut dan Tunduk pada AS
-
Update Kasus Pasporgate Dean James: Liga Belanda Terancam Chaos!
-
Pemain Keturunan Indonesia Sesumbar Lebih Baik dari Calhanoglu dan McTominay