Suara.com - Bayern Munich, yang mengejar rekor untuk meraih gelar Liga Jerman untuk keempat kalinya secara beruntun, menang 2-0 atas Hertha Berlin pada Sabtu (23/4/2016), namun mereka masih harus menunda perayaan gelar juaranya sebab Borussia Dortmund menang 3-0 atas Vfb Stuttgart untuk memelihara jarak dengan sang pemuncak klasemen.
Kemenangan Bayern disumbang oleh sepakan yang terdefleksi dari Arturo Vidal dan gol di menit ke-79 dari Douglas Costa sudah cukup untuk membawa Bayern yang mengejar "treble" mendulang kemenangan saat melawan tim peringkat keempat Hertha.
Tim Bavaria yang akan berhadapan dengan Atletico Madrid di semifinal Liga Champions pada pekan depan, mengoleksi 81 angka dengan tiga pertandingan yang masih harus dimainkan dan dapat mengunci gelar dengan mengalahkan Borussia Moenchengladbach pada pekan depan.
"Kami memerlukan satu kemenangan lagi," kata pelatih Bayern Pep Guardiola, yang berada pada tahun ketiga sekaligus terakhir di klub sebelum ia bergabung dengan Manchester City pada akhir musim.
"Saya berharap kami dapat memberikan penampilan bagus pada pekan depan dan dimahkotai sebagai juara," ucapnya kepada para pewarta.
"Pertandingan hari ini tidak nyaman bagi kami dan kami kesulitan pada babak pertama." Guardiola ingin mengakhiri masa kerjanya di Bayern dengan raihan manis yakni raihan tiga trofi, ketika Bayern juga melaju ke final Piala Jerman di mana mereka akan berhadapan dengan Dortmund.
Dortmund mengemas dua gol pada babak pertama melalui Shinji Kagawa dan pemain muda asal AS Christian Pulisic.
Henrikh Mkhitaryan kemudian mengemas golnya yang ke-11 di liga musim ini setelah turun minum, untuk memelihara peluang tipis timnya meraih gelar juara dengan 74 angka.
Bayer Leverkusen mengemas tiga gol dalam tujuh menit babak kedua untuk bangkit dari defisit dua gol dan mencatatkan kemenangan 3-2 di markas Schalke 04.
Kemenangan Leverkusen mempererat genggaman mereka terhadap peringkat ketiga, sekaligus tiket otomatis ke Liga Champions, dengan 54 angka, unggul lima angka atas Hertha.
Schalke, yang pelatihnya Andre Breitenreiter berada di bawah tekanan berat, gagal memasukkan penalti pada menit kelima melalui Klaas-Jan Huntelaar dan kini menduduki posisi Liga Europa, peringkat ketujuh dengan 45 angka.
Perempat finalis Liga Champions VfL Wolfsburg meneruskan keterpurukan mereka saat kalah 0-2 dari Augsburg yang membuat mereka harus menduduki peringkat kesepuluh dengan 39 angka, yang sekaligus mengakhiri peluang mereka untuk tampil di Eropa pada musim depan.
Wolfsburg, yang merupakan juara Piala Jerman musim lalu sekaligus runner up Liga Jerman, gagal memenangi satu pun dari enam pertandingan terakhirnya.
Klub juru kunci Hanover 96 dipastikan terdegradasi meski mampu bangkit dari tertinggal dua gol untuk bermain imbang 2-2 di markas Ingolstadt.
Hanover mengemas 22 angka, tertinggal sembilan angka dari spot playoff degradasi, yang dihuni oleh Werder Bremen yang memiliki selisih gol lebih baik. (Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Bayern Munich Tertarik Rekrut Marcus Rashford, tapi Gaji Jadi Kendala Utama
-
Harry Kane Buka Suara soal Kondisi Christian Eriksen, Sebut Ada Keputusan Besar yang Menanti
-
Tak Jual Michael Olise, Presiden Bayern Munich Tegas Tolak Real Madrid
-
Rebutan Sebelum Piala Dunia! Arsenal dan Bayern Munich Sikut-sikutan demi 'Monster' Muda
-
Gantung Sepatu, Dante Kini Resmi Tangani Tim Akademi Bayern Munich
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil