Suara.com - Latihan fisik terus digenjot para pemain Persis Solo jelang mengikuti kelanjutan pertandingan di Grup 3 Torabika Soccer Championship (TSC) Seri B 2016. Sejauh ini, stamina Bayu Andra dan kawan-kawan masih dalam taraf 75 persen.
Hal itu sebagaimana dikemukakan pelatih mereka, Widyantoro. "Stamina para pemain rata-rata masih sekitar 70 hingga 75 persen, sehingga mereka harus terus latihan fisik," ujar Widyantoro usai gelar latihan bersama skuatnya di Stadion Sriwedari, Solo, Senin (2/5/2016).
"Kami masih perlu genjot latihan fisik pemain karena kompetisi TSC (Seri B) cukup ketat. Pemainnya jangan sampai ada penurunan stamina selama dua kali 45 menit," katanya.
Menurut Widyantoro, kompetisi ISC jadwalnya tidak sepadat pada Divisi Utama atau turnamen yang diikuti Persis sebelumnya. Berdasarkan jadwal yang telah disusun, Persis dijadwalkan bertanding sekitar tiap sepekan sekali.
Alhasil, mereka pun butuh stamina yang baik untuk menjalani kompetisi ini. "Kami berharap pemain Persis staminanya bisa mendekati sekitar 90 persen sebelum laga kedua melawan Persibangga, di Purbalingga pada, Sabtu (7/5/2016)," ungkap Widyantoro.
Lebih jauh, Widyantoro mengatakan Persis memiliki keuntungan dapat mengumpulkan pemainnya untuk latihan bersama waktunya lebih lama dibanding tim-tim lainnya di Grup 3 TSC B. Karena itu, timnya memanfaatkan waktu luang sekitar sepekan ini untuk meningkatkan stamina dan kerja sama antara pemain lini.
Di sisi lain, Widyantoro menjelaskan timnya masih mencari tambahan tiga pemain baru untuk posisi striker, gelandang, dan bek tengah untuk menggenapkan skuat menjadi 25 pemain. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League
-
Ambisius! Jonathan David Mau Geser Popularitas Hoki Es Kanada di Momentum Piala Dunia 2026
-
Kurniawan Dwi Yulianto Yakin Jepang Punya Celah, Timnas Indonesia U-17 Tak Mau Menyerah
-
Timnas Indonesia U-17 Terjepit di Grup B Piala Asia 2026, Ini Skenario Lolos ke Perempat Final
-
Bongkar Masterplan John Herdman untuk Piala Asia 2027: Padukan Bintang Lokal dan Diaspora Eropa!
-
Johan Manzambi Yakin Timnas Swiss Jadi Kuda Hitam Piala Dunia 2026, Meski Sama Sekali Tak Dijagokan
-
Nils Liedholm: Gelandang Elegan nan Garang, Pahlawan Swedia di Piala Dunia 1958
-
4 Bintang Muda Asia Siap Guncang Piala Dunia 2026, Nestory Irankunda Hingga Ibrahim Sabra
-
Respons Pelatih Thailand Usai Masuk Grup Neraka Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027
-
Taktik Psikologis John Herdman Siap Sulap Timnas Indonesia Jadi 'Kuda Hitam' Piala Asia 2027