Bola / Bola Dunia
Kamis, 05 Mei 2016 | 03:30 WIB
CEO AC Milan, Adriano Galliani [Shutterstock]

Suara.com - Buruknya prestasi AC Milan dalam tiga musim terakhir di kompetisi domestik tampaknya membuat penggemar fanatik mereka sudah habis kesabaran. Dalam protes terbarunya, mereka pun mengajukan dua opsi kepada para petinggi klub.

Opsi pertama adalah memecat CEO Milan, Adriano Galliani, dan pilihan berikutnya adalah menjual klub. Opsi ini disampaikan para penggemar Milan saat klub kesayangan mereka itu bermain imbang 3-3 melawan tim gurem, Frosinone, akhir pekan lalu.

"Sekali lagi, yang rugi adalah mereka yang memiliki Milan dalam hati dan jiwanya, hancur oleh kepemimpinan ini dan omong kosong petinggi klub," kata penggemar Milan dalam salah satu pernyataannya yang panjang lebar.

"Sebuah kepemimpinan yang bersembunyi di balik hukum represif yang tidak mengizinkan segala bentuk protes atau kontak dengan pemain, pelatih dan penggemar lain. Mereka telah menghancurkan nama dan sejarah Milan. Kami tidak bisa membiarkan ini lagi. Singkirkan Galliani atau jual Milan!"

Sejak bertengger di posisi ketiga klasemen Serie A Italia pada akhir musim 2012/13, prestasi Milan memang terus merosot. Bahkan, kini mereka terancam tak bisa tampil di pentas Eropa untuk kali kedua berturut-turut.

Satu-satunya peluang untuk bisa tampil di ajang Eropa musim depan, tepatnya di Liga Europa, hanyalah lewat jalur Piala Italia. Itu pun dengan syarat Carlos Bacca dan kawan-kawan bisa menaklukkan Juventus di final Piala Italia, 21 Mei mendatang. (Football Italia)

Load More