Suara.com - Chelsea tak berkutik menghadapi tuan rumah Sunderland. Berlaga di Stadium of Light, Sunderland bermain bak kesetanan, dan mengakhiri laga 3-2.
Permainan cantik yang tampilkan Sunderland tak lepas dari perjuangannya tim tersebut menghindari zona degradasi.
Untuk dicatat, saat ini, Sunderland berada satu strip di atas zona degradasi, tepatnya pada posisi 17, mengantongi 35 poin.
Sementara Chelsea, saat ini, berada di posisi sembilan sementara, mengoleksi 38 poin. Peluang Chelsea musim ini menembus Liga Europa sudah tertutup rapat.
Jalannya laga
Chelsea, sempat mendominasi jalannya laga, begitu kick off digulirkan. Bahkan pada menit 14, The Blues, sempat unggul 1-0, berkat gol yang dilesahkan Diego Costa.
Tapi, gol Chelsea malah membangunkan semangat Sunderland. Tuan rumah tampil makin menyerang. Bertubi-tubi.
Bahkan, pada menit 20, Sunderland nyaris menyamakan kedudukan jika sundulan Jermain Defoe tak membentur mistar gawang.
Empat menit berselang, eks pemain timnas Inggris, dan Tottenham Hotspurs, Defoe, kembali nyaris membuka gol. Tapi nahas, kali ini, upayanya digagalkan kiper Chelsea, Courtois.
Serangan demi serangan yang dibangun tuan rumah, akhirnya berbuah manis pada menit 41 melalui gol Wahbi Khazri. Sepakan voli pemain barusan, tak mampu ditepis oleh Courtois.
Tapi, sorak sorai pendukung tuan rumah langsung redup, begitu Nemanja Matic membukukan gol kedua, beberapa detik jelang turun minum.
Melalui serangan balik, Matic sukses merobek gawang tuan rumah memanfaatkan umpan Cesar Azpilicueta. Skor 2-1 bagi keunggulan Chelsea bertahan hingga jeda.
Di babak kedua, Sunderland bermain sangat berapi-api. Mereka langsung menggedor lini pertahan Chelsea, demi menyarangkan gol yang amat dibutuhkan. Gol bagi Sunderland, akhirnya, tercipta pada menit 67, lewat Fabio Borini, memanfaatkan umpan Patrick Van Aanholt.
Skor sama kuat 2-2, membuat Sunderland makin bermain kesetanan. Benar saja, tiga menit berselang, tuan rumah berhasil mencetak gol ketiga lewat Jermain Defoe. The Black Cats balik unggul 3-2.
Gol Defoe membuat Chelsea panik. Sekuat tenaga mereka berusaha menyerang balik demi mencetak gol ke gawang Sunderland.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
Terkini
-
Kendal Tornado FC Diimbangi PSS Sleman, Stefan Keeljtes Tetap Apresiasi Kerja Keras Pemain
-
Berpotensi Meroket, Ini Hitung-hitungan Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Kalahkan Bulgaria
-
Jelang Timnas Indonesia vs Bulgaria, Erick Thohir Sampaikan Wejangan
-
Jelang Final FIFA Series 2026, Pelatih Bulgaria Punya 3 Fakta Menarik!
-
Bangun Ekosistem Sepak Bola Putri, MLSC Sabet Penghargaan PSSI Awards
-
Wajib Main, Jens Raven Ternyata Punya Statistik Lumayan Bagus!
-
Jens Raven Gantikan Mauro Zijlstra di Final FIFA Series 2026, Apa Pertimbangannya?
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sembilan Laga Terakhir BRI Super League, Andrew Jung Siap Antar Persib Juara
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria