Suara.com - Untuk pertama kalinya dalam sejarah klub, Leicester City musim depan akan berlaga di kompetisi kasta tertinggi Eropa. Selaku juara Liga Champions, The Foxes akan menghadapi sejumlah klub elit Eropa.
Meski musim ini Leicester berhasil merebut mahkota Liga Premier dari Chelsea, banyak pihak yang meragukan kiprah klub itu di kompetisi Eropa.
Menanggapi hal itu, manajer The Foxes Claudio Ranieri menegaskan bahwa timnya tidak takut. Berstatus underdog, Ranieri yakin timnya bisa menjadi duri bagi klub-klub papan atas Eropa lainnya.
"Saya yakin, ketika drawing Liga Champions dilakukan, banyak klub yang berharap bertemu kami. Karena ini adalah pertama kalinya bagi kami tampil di pentas Eropa. Pastinya, mereka menganggap kami underdog," tukas Ranieri.
"Saya optimistis. Tiga tahun lalu tim ini memenangkan Championship (kompetisi kasta kedua di Inggris), dan kompetisi itu sangat sulit," jelasnya.
"Kami memang underdog, tapi berbahaya. Status underdog bisa sangat berbahaya. Jadi, siapa takut," tambahnya. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Cremonese Tak Permanenkan Emil Audero, Timnas Indonesia Bakal Miliki 2 Wakil di Liga Champions?
-
Feyenoord Pecat Robin van Persie, Tak Puas Meski Finis Peringkat Dua Eredivisie
-
Julian Alvarez Tidak Minat Gabung Dua Klub Finalis Liga Champions
-
Viral! Jingkrak-jingkrak dan Tangis Pemain Klub Korut Saat Bertemu Kim Jong-un
-
Gagal Penalti, Penjualan Jersey Gabriel Magalhaes Malah Melonjak 350 Persen
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Timnas Italia Ingin Bajak Didier Deschamps, Kylian Mbappe Pasang Badan Halangi