- Manajemen Feyenoord resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih Robin van Persie setelah satu musim menangani tim utama.
- Van Persie membawa Feyenoord finis peringkat kedua Eredivisie 2025/2026 dan mengamankan tiket menuju kompetisi Liga Champions.
- Keputusan pemecatan diambil karena kegagalan meraih gelar serta adanya tren penurunan performa tim sepanjang musim berjalan.
Suara.com - Feyenoord resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih Robin van Persie setelah satu musim menangani tim utama klub asal Belanda tersebut.
Keputusan ini terbilang mengejutkan karena Van Persie berhasil membawa Feyenoord finis di posisi kedua Eredivisie dan mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.
Mantan penyerang Arsenal dan Manchester United itu kembali ke klub masa kecilnya pada Februari 2025 setelah ditunjuk sebagai pelatih kepala.
Namun, kegagalan meraih gelar sepanjang musim menjadi salah satu faktor yang membuat manajemen memutuskan melakukan perubahan di kursi pelatih.
Pada musim 2025/2026, Feyenoord menempati peringkat kedua klasemen akhir Liga Belanda. Meski demikian, mereka tertinggal cukup jauh dari juara PSV Eindhoven yang unggul 19 poin.
Selama memimpin Feyenoord, Van Persie mencatatkan 30 kemenangan dan 19 kekalahan dari total 58 pertandingan di semua kompetisi.
Salah satu sorotan selama masa kepelatihannya adalah upaya membangkitkan karier mantan pemain sayap Timnas Inggris, Raheem Sterling. Namun, Sterling gagal menunjukkan performa terbaiknya dan tidak mencetak satu gol pun selama bermain di Belanda.
Sebelum dipercaya menangani tim utama, Van Persie lebih dulu memimpin tim akademi Feyenoord. Ia juga pernah bekerja sebagai penasihat teknis saat Arne Slot masih menjadi pelatih klub tersebut.
Direktur teknis Feyenoord, Dévy Rigaux, mengakui keputusan memecat Van Persie bukan hal yang mudah bagi klub.
Baca Juga: Julian Alvarez Tidak Minat Gabung Dua Klub Finalis Liga Champions
"Robin van Persie telah memberikan segalanya untuk klub selama satu setengah tahun terakhir. Dia tentu layak mendapat apresiasi karena mampu mengakhiri musim yang sulit dengan posisi kedua. Dengan hasil itu, kami berhasil mengamankan tiket Liga Champions yang tentu sangat penting," kata Rigaux.
"Kami telah melakukan analisis menyeluruh secara internal. Kami mempertimbangkan perkembangan permainan tim yang ditampilkan serta tren penurunan perolehan poin, baik di kompetisi Eropa maupun Eredivisie," lanjutnya.
"Kesimpulannya adalah akan lebih baik bagi kami untuk memulai musim depan dengan pelatih kepala yang baru," tuturnya menambahkan.
Hingga kini Feyenoord belum mengumumkan siapa sosok yang akan menggantikan Van Persie untuk memimpin tim pada musim 2026/2027.
Berita Terkait
-
Julian Alvarez Tidak Minat Gabung Dua Klub Finalis Liga Champions
-
Viral! Jingkrak-jingkrak dan Tangis Pemain Klub Korut Saat Bertemu Kim Jong-un
-
Gagal Penalti, Penjualan Jersey Gabriel Magalhaes Malah Melonjak 350 Persen
-
Hwang In Beom Menjadi Kunci Krusial Lini Tengah Korea Selatan di Piala Dunia 2026
-
Inilah Paris! Hijab Syar'i Istri Ousmane Dembele Usai PSG Juara Liga Champions Viral
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Kecelakaan di Tol Pekanbaru-Dumai, 3 Penumpang Ambulans Tewas Seketika
-
Perang Baru! Iran Hujani Israel dengan Rudal
-
Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan
-
Investor Terus Timbun Dolar, Rupiah Keok ke Rp18.126
-
Purbaya Tegaskan Masih Jabat Menkeu dan Tidak Ada Pembahasan Reshuffle, Ini Buktinya
Terkini
-
Fotografer Timnas Irak Dideportasi dari AS Usai Ditahan 13 Jam Jelang Piala Dunia 2026
-
Calon Pemain Baru Manchester United Gantikan Wesley Franca di Piala Dunia 2026
-
Tak Tergoyahkan, Florentino Perez Kembali Terpilih Jadi Presiden Real Madrid hingga 2030
-
Peta Kekuatan Timnas Ghana Piala Dunia 2026, Kombinasi Pemain Senior Jadi Modal Tempur Black Stars
-
Tak Jual Michael Olise, Presiden Bayern Munich Tegas Tolak Real Madrid
-
Roberto Martinez Sebut Bernardo Silva Cocok Perkuat Barcelona
-
Pelatih Denmark Ungkap Kondisi Christian Eriksen Usai Kolaps Saat Lawan Ukraina
-
Julian Alvarez Tidak Minat Gabung Dua Klub Finalis Liga Champions
-
Sisi Gelap Shin Tae-yong Setelah Dipecat Timnas Indonesia
-
Krisis Visa Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kapten Ehsan Hajsafi Pertanyakan Kinerja FIFA