Bola / Bola Dunia
Senin, 08 Juni 2026 | 12:19 WIB
Pelatih Feyenoord, Robin van Persie. [Dok. IG RvP]
Baca 10 detik
  • Manajemen Feyenoord resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih Robin van Persie setelah satu musim menangani tim utama.
  • Van Persie membawa Feyenoord finis peringkat kedua Eredivisie 2025/2026 dan mengamankan tiket menuju kompetisi Liga Champions.
  • Keputusan pemecatan diambil karena kegagalan meraih gelar serta adanya tren penurunan performa tim sepanjang musim berjalan.

Suara.com - Feyenoord resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih Robin van Persie setelah satu musim menangani tim utama klub asal Belanda tersebut.

Keputusan ini terbilang mengejutkan karena Van Persie berhasil membawa Feyenoord finis di posisi kedua Eredivisie dan mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.

Mantan penyerang Arsenal dan Manchester United itu kembali ke klub masa kecilnya pada Februari 2025 setelah ditunjuk sebagai pelatih kepala.

Namun, kegagalan meraih gelar sepanjang musim menjadi salah satu faktor yang membuat manajemen memutuskan melakukan perubahan di kursi pelatih.

Pada musim 2025/2026, Feyenoord menempati peringkat kedua klasemen akhir Liga Belanda. Meski demikian, mereka tertinggal cukup jauh dari juara PSV Eindhoven yang unggul 19 poin.

Selama memimpin Feyenoord, Van Persie mencatatkan 30 kemenangan dan 19 kekalahan dari total 58 pertandingan di semua kompetisi.

Salah satu sorotan selama masa kepelatihannya adalah upaya membangkitkan karier mantan pemain sayap Timnas Inggris, Raheem Sterling. Namun, Sterling gagal menunjukkan performa terbaiknya dan tidak mencetak satu gol pun selama bermain di Belanda.

Sebelum dipercaya menangani tim utama, Van Persie lebih dulu memimpin tim akademi Feyenoord. Ia juga pernah bekerja sebagai penasihat teknis saat Arne Slot masih menjadi pelatih klub tersebut.

Direktur teknis Feyenoord, Dévy Rigaux, mengakui keputusan memecat Van Persie bukan hal yang mudah bagi klub.

Baca Juga: Julian Alvarez Tidak Minat Gabung Dua Klub Finalis Liga Champions

"Robin van Persie telah memberikan segalanya untuk klub selama satu setengah tahun terakhir. Dia tentu layak mendapat apresiasi karena mampu mengakhiri musim yang sulit dengan posisi kedua. Dengan hasil itu, kami berhasil mengamankan tiket Liga Champions yang tentu sangat penting," kata Rigaux.

"Kami telah melakukan analisis menyeluruh secara internal. Kami mempertimbangkan perkembangan permainan tim yang ditampilkan serta tren penurunan perolehan poin, baik di kompetisi Eropa maupun Eredivisie," lanjutnya.

"Kesimpulannya adalah akan lebih baik bagi kami untuk memulai musim depan dengan pelatih kepala yang baru," tuturnya menambahkan.

Hingga kini Feyenoord belum mengumumkan siapa sosok yang akan menggantikan Van Persie untuk memimpin tim pada musim 2026/2027.

Load More