Suara.com - Tuan rumah PSIS Semarang penuhi ambisinya meraih nilai penuh setelah mengalahkan tamunya PSIM Yogyakarta 2-1 pada lanjutan Grup 4 Torabika Soccer Championship (ISC) B 2016 di Stadion Jatidiri Semarang, Jateng, Sabtu (21/5/2016).
Dengan kemenangan itu, maka tim Mahesa Jenar kini sudah mengumpulkan nilai lima dari tiga kali pertandingan mengingat pada dua pertandingan sebelumnya meraih nilai dua hasil seri tanpa gol melawan Persipur Purwodadi dan Persibat Batang.
Pertandingan antara PSIS melawan PSIM Yogyakarta yang disaksikan sekitar 3.500 penonton berlangsung dalam tempo yang cepat dan kedua tim terlihat memainkan pola terbuka, sehingga beberapa peluang terlihat dimiliki kedua tim.
Pada babak pertama, kedua tim hampir memiliki peluang yang sama untuk mencetak gol tetapi tendangan yang dilancarkan ke gawang lawan meleset atau berhasil ditepis kiper masing-masing bekerja ekstra keras untuk menyelematkan gawangnya.
Tuan rumah unggul lebih dulu melalui gol yang dicetak Hari Nur Yulianto pada menit ke-19 melalui sundulan kepala. Enam menit kemudian atau menit ke-25, PSIM Yogyakarta membalas ketertinggalan melalui gol yang dicetak M. Juni Riady S.
Memasuki babak kedua kedua tim tetap memainkan tempo permainan yang cepat dan keras apalagi ditambah kondisi lapangan yang licin akibat hujan. Dalam kondisi licin, pemain kedua tim berusaha melancarkan tendangan langsung ke arah gawang lawan tetapi masih bisa ditepis kiper kedua tim.
Pada menit ke-59, kembali pemain PSIS Hari Nur Yulianto menjebol gawang PSIM Yogyakarta. Hingga pertandingan usai kedudukan tetap bertahan 2-1 untuk keunggulan PSIS Semarang.
Pelatih PSIM Yogyakarta, Erwan Hendarwanto, mengatakan pertandingan berlangsung luar biasa dan tuan rumah PSIS terlihat agresif dalam melancarkan serangan ke lini pertahanan timnya akibatnya pemain belakang sedikit tertekan.
"Akibat tekanan ini mereka sering melakukan kesalahan sendiri dan ini mampu dimanfaatkan pemain-pemain PSIS," katanya. "Soal pemain baru Awaludin memang belum bisa diturunkan karena kami menilai belum bisa maksimal. Mungkin pada pertandingan di kandang sendiri bisa dimainkan."
Sementara itu, Direktur Teknik PSIS Setyo Agung Nugroho mengatakan, timnya tampil luar biasa dalam pertandingan ini sehingga bisa meraih nilai penuh dan pada laga ini timnya lebih banyak menurunkan pemain muda.
"Dalam turnamen yang panjang harus melakukan rotasi pemain agar tidak terlalu lelah dan ternyata pemain muda mampu memberikan kontribusi pada tim. Tetapi kita tetap akan melakukan evaluasi terhadap penampilan tim ini supaya bisa lebih baik lagi di laga-laga berikutnya," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan
-
Kata-kata Berkelas Justin Hubner Usai Cetak Gol ke Gawang Nijmegen
-
Masih Ingat Djibril Cisse? Anaknya Kini Jadi Kapten Liverpool U-18 dan Beda Kewarganegaraan
-
Tanpa Klub, Eks Manchester United Jesse Lingard akan Hijrah ke Brasil
-
Legenda Liverpool Terjebak di Abu Dhabi, Penerbangan Dibatalkan saat Ledakan Terdengar
-
Selamat Tinggal, Sriwijaya FC Degradasi ke Liga 3
-
RESMI! Liga Champions Asia Ditunda Buntut Perang AS-Iran
-
Evaluasi Van Gastel usai PSIM Yogyakarta Kembali ke Jalur Kemenangan
-
Usia 32 Tahun, Michael Carrick 'Spill' Nasib Harry Maguire