Suara.com - Liga Primer Inggris akan menjadi kompetisi sepak bola paling akbar musim depan. Betapa tidak, pada Juli mendatang negeri Ratu Elizabeth itu akan kedatangan tiga pelatih hebat dunia, bergabung dengan nama-nama besar yang masih bertahan.
Musim depan ada tiga pelatih yang merapat ke Pep Guardiola di Manchester City, Jose Mourinho di Manchester United, dan Antonio Conte di Chelsea. Di Inggris sudah menunggu Juergen Klopp di Liverpool, Mauricio Pochettino di Tottenham Hotspurs, dan jangan lupa si gaek Arsene Wenger di Arsenal.
Dari nama-nama besar di atas, ada dua seteru lama yang akan bertemu kembali. Pep dan Mou, dua pelatih jenius yang pernah bersaing di Spanyol dan Eropa akan kembali bertarung di Inggris, di kota yang sama.
Sebelum melihat sengitnya persaingan dua seteru di kota Manchester itu, baiknya kita melihat kembali lima insiden paling seru antara dua pelatih dalam sejarah sepak bola modern:
1. Barcelona 1 vs 0 Inter Milan (Semifinal Liga Champions - April 2010)
Laga ini memanas setelah kubu Guardiola mengejek Mou hanya sebagai "penerjemah", mengingatkan tugas bekas guru asal Portugal itu saat masih bekerja di Camp Nou.
Tetapi sindiran itu dibalas dengan kejam oleh Mou. Setelah menundukkan Barcelona 3-1 di leg pertama di Milan, Mou memeragakan permainan negatif di leg kedua, dengan menurunkan lebih banyak pemain bertahan.
Laga itu sendiri berjalan keras, terbukti dengan diusirnya Thiago Motta di menit 28. Tetapi Inter yang memasang sembilan bek berhasil menahan gempuran Lionel Messi dkk.
Gerrard Pique berhasil mencetak gol di akhir laga, tetapi gagal membawa Barca lolos ke final. Di akhir musim itu Mou merebut tiga gelar bersama Inter Milan.
2. Barca 5 vs 0 Real Madrid (November 2010 - La Liga)
Tujuh bulan setelah Mourinho menggagalkannya merebut gelar Eropa, Guardiola menghukum Mou dengan kasar. Barca membantai Madrid dengan skor 5-0. Itu adalah kekalahan pertama Mou selama menjabat sebagai bos Madrid.
Messi bermain gemilang di laga itu. Xavi, Pedro, Jeffren, dan David Villa mencetak gol dalam laga bersejarah itu. Mereka memaksa Mou menelan salah satu kekalahan yang bisa ia elakkan.
"Kekalahan akan sukar ditelan jika wasitnya buruk atau tim Anda banyak mengenai tiang gawang. Saya pernah merasakan itu sebelumnya di sini bersama Chelsea dan Inter Milan, tetapi malam ini situasinya berbeda," Mou pasrah.
3. Real Madrid 0 - 2 Barcelona (April 2011 - Semifinal Liga Champions)
Ketegangan antara dua pelatih kembali mengemuka di semifinal Liga Champions musim 2010/2011. Ini adalah laga semifinal kedua yang mempertemukan Guardiola dan Mou.
Seperti biasa, Mou gencar melempar komentar pedas dan membangun perang urat syaraf. Guardiola yang biasanya tenang sempat kehilangan kendali ketika menggelar jumpa pers sebelum laga dimulai.
"Di luar lapangan dia sudah juara, selama satu tahun, selama satu musim, dan sampai selamanya. Silahkan saja dia merebut gelar Liga Champions pribadi di luar lapangan. Tak masalah," ujar Guardiola.
Berita Terkait
-
Kalahkan Arsenal, Pep Guardiola: Siapa di Puncak Liga? Bukan Kami
-
Tumbang dari Manchester City, Declan Rice Ucapkan 3 Kata Ini untuk Jaga Mental Arsenal
-
Kalahkan Arsenal, Pep Guardiola Justru Pesimistis Manchester City Juara di Akhir Musim?
-
Pep Guardiola Ingin Tinggalkan Manchester City, Klub Mulai Siapkan Skenario
-
Nicky Butt Percaya Jose Mourinho Pelatih yang Cocok untuk Tangani Manchester United
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Ditahan Dewa United, Persib Terancam! Borneo FC Tempel Ketat, Perebutan Juara Semakin Panas
-
Gol Dewa United Dianggap Tak Sah Karena Keluar Lapangan? Fans Persib Soroti Wasit
-
Hasil Super League: 10 Pemain Dewa United Tahan Persib Bandung di BIS!
-
Dari Bertahan hingga Serangan, Ini Evaluasi Timnas Indonesia U-17 Usai Gagal di Piala AFF
-
Kalahkan Arsenal, Pep Guardiola: Siapa di Puncak Liga? Bukan Kami
-
3 Pemain Timnas Indonesia Selangkah Lagi Menuju Promosi ke Liga Papan Atas Bareng Klubnya
-
Sudah Lancar Bahasa Indonesia, Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman
-
Bayern Munich Sabet Gelar ke-35, Fans Kirim Pesan Tegas: Kami Mau Treble!
-
PSSI Tutup Rapat Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni, Ternyata Ini Alasannya
-
Tak Hanya Sekali, Fadly Alberto Layangkan Tendangan Kungfu Dua Kali ke Pemain Dewa United