"Di dalam ruangan ini (kandang Madrid) dia pemimpin, f***ing bos. Di dalam sini dia seorang f***ing master dan saya tak bisa bersaing dengannya. Jika Barcelona butuh seorang yang bisa bersaing dengannya, mereka harus mencari manajer lain," tukas Guardiola.
Laga itu sendiri berakhir dengan kemenangan Barca, setelah Messi mencetak dua gol cantik yang membungkam Bernabeu. Di akhir musim Barca keluar sebagai juara setelah mengalahkan Manchester United di final.
4. Barca 3 vs 2 Real Madrid (Agustus 2011 - Piala Super Spanyol)
Sebuah gol Andreas Iniesta dan dua gol Messi memastikan Barca mengawali musim 2011/12 dengan gelar baru. Tetapi laga itu dicemarkan oleh aksi brutal Mou yang - entah kesurupan jin apa - menyerang asisten Guardiola secara fisik dari belakang.
Aksi itu bermula ketika ketegangan pecah di lapangan, setelah Marcelo melanggar Cesc Fabregas. Saat para pemain dan staf pelatih saling dorong, Mou tiba-tiba menyerang dan menusuk mata Tito Vilanova, asisten Pep, dari belakang.
Ketika ditanya soal insiden itu sesuai laga, Mou menjawab, "Saya tak tahu siapa Pito Vilanova itu." Ia tampaknya sengaja memelesetkan nama Vilanova menjadi "pito", yang dalam bahasa sehari-hari di Spanyol berarti alat kelamin perempuan.
5. Barca 1 vs 2 Real Madrid (April 2012 - La Liga)
Di laga ini gol Cristiano Ronaldo tak saja membungkam publik Catalan, tetapi juga memastikan gelar La Liga untuk Madrid setelah lama didominasi Pep di Barca.
Pada akhir musim Pep, yang mungkin sudah lelah, memutuskan hengkang dari Barca dan mengambil waktu satu tahun untuk menyepi dari dunia sepak bola. Selama di Camp Nou ia mempersembahkan 14 gelar. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Pep Guardiola Sesalkan Hasil Imbang Lawan Nottingham Forest, Kini Terpaut 7 Poin dengan Arsenal
-
Man City Ditahan Imbang Nottingham Forest, Ini Kata Pep Guardiola Soal Persaingan Gelar Juara
-
Saat Duit Arab Mengubah Manchester City, Dari Tetangga Miskin ke Penguasa Eropa
-
Kronologis Sikap Menjijikan Suporter Leeds United Saat Pemain City Jalani Buka Puasa
-
Jose Mourinho: Jika Terbukti Rasis, Karier Gianluca Prestianni Tamat!
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Legenda Timnas Indonesia dan Persebaya Surabaya, Riono Asnan Meninggal Dunia
-
Fabio Calonego Bersinar di Persija, Mauricio Souza: Gol Itu Hadiah untuk Kerja Kerasnya
-
Pemain Keturunan Indonesia di Liga Belanda Dilaporkan Masuk Radar Transfer Liverpool
-
John Herdman Jangan Cuma Panggil Pemain Senior Dong, Pakai Nih 5 Wonderkid Gacor Ini
-
John Herdman Bisa Ketiban Sial dengan Kondisi Menyedihkan Mauro Zijlstra saat Ini
-
Kevin Diks Jadi Pemain Terbaik Borussia Monchengladbach Bulan Februari
-
Dewa United Siap Bungkam Manila Digger, Jan Olde Ungkap Analisis Kekuatan Lawan
-
Persija Jakarta Krisis Clean Sheet Karena Hilang Fokus Menit Akhir
-
Bocoran Media Inggris, Ini Tim yang Akan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026
-
Rizky Ridho Blak-blakan Soal Lini Belakang Persija yang Mudah Kebobolan