Suara.com - Rahmad Darmawan memastikan diri siap melatih Timnas Indonesia senior yang akan turun pada Piala AFF 2016 akhir tahun nanti, meski saat ini masih terikat kontrak dengan tim asal Malaysia yaitu T-Team.
"Saya selalu siap untuk timnas. Kami akui saat ini memang ada kendala. Makanya kami mohon bantuan federasi untuk membantu menyelesaikan jika saya nantinya terpilih menjadi pelatih timnas," kata Rahmad Darmawan usai pemaparan program di Kantor PSSI Senayan, Jakarta, Rabu (1/6/2016).
Menurut pelatih yang akrab di sapa RD, kontrak dengan T-Team baru akan berakhir pada November nanti. Hanya saja, berdasarkan diskusi dengan panel PSSI untuk menentukan pelatih timnas senior jika pelatnas Piala AFF 2016 akan dimulai dari Oktober. Mantan pelatih Persija itu mengaku tidak ada masalah.
"Oktober kompetisi di Malaysia sudah selesai. Jadi saya kira sudah tidak ada masalah. Hanya saja, saya terikat kontrak hinga November. Sekarang tinggal bagaimana komunikasi dilakukan," ucapnya, menambahkan.
Pria kelahiran Metro Lampung terlihat antusias untuk kembali menukangi Timnas Garuda. Bahkan, mantan pelatih Persipura Jayapura itu mengaku dalam pertemuan dengan pihak PSSI tidak membicarakan honor yang bakal diterima. Pada intinya, RD siap untuk kembali.
Meski demikian, semuanya harus tetap melalui proses yang benar mengingat posisinya saat ini masih terikat kontrak dengan klub asal Malaysia. Bahkan, ada rencana klub yang ditukangi saat ini akan mengajukan perpanjangan kontrak.
"Di T-Team memang ada opsi satu plus satu. Tim juga sudah tahu kalau saya menjadi salah satu kandidat. Saya kesini (PSSI) juga mendapatkan persetujuan dari klub. Jika diperpanjang sebenarnya tidak ada masalah," ujar mantan tentara itu.
Jika diperpanjang kontaknya oleh T-Team, kata dia, sebenarnya tidak ada masalah. Apalagi kompetisi di Malaysia baru akan digulirkan pada Januari atau Februari 2016. Khusus untuk persiapan Piala AFF hingga pertandingan tidak membutuhkan waktu yang lama.
"Saya tetap mengamati perkembangan sepak bola Indonesia. Jadi siapa saja pemain terbaik saat ini sudah terdata. Yang jelas, timnas senior harus diperkuat pemain terbaik baik yang bermain didalam negeri maupun luar negeri. Jangan lagi ada ini pemain Timnas U-19, U-23 atau yang lain," kata RD, menegaskan.
Meski sudah siap menjadi pelatih timnas, RD tetap harus bersabar karena untuk mengisi pos pelatih timnas senior ada kandidat lainya yang salah satunya Nil Maizar. Pelatih klub Semen Padang ini dikenal dengan pelatih bertangan dingin yang mampu mengorbitkan pemain. (Antara)
Berita Terkait
-
Hanif Sjahbandi Bagikan Resep Sukses Jadi Pemain Profesional di Future Star Competition 2026
-
Titisan Calvin Verdonk! Timnas Indonesia Bisa Panggil Wonderkid Liga Jerman Tanpa Naturalisasi
-
Media Asing Sebut Skema Gol Republik Ceko di Piala Dunia 2026 Mirip Timnas Indonesia
-
Resmi Debut di Piala Dunia, Tijjani Reijnders Kenang Momen Didekati Timnas Indonesia
-
Rumor Panas FIFA ASEAN Cup 2026: Pakistan Bantah Kabar Ikut Serta di Indonesia
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Kai Havertz dan Folarin Balogun Pimpin Perburuan Sepatu Emas
-
Selamat Tinggal Ragnar Oratmangoen! Angkat Kaki dari Dender, Pulang ke Eredivisie?
-
Piala Dunia 2026: Alasan Yasin Ayari Tak Selebrasi Saat Cetak Gol di Laga Swedia Vs Tunisia
-
Emerse Fae Puji Mental Pantai Gading Usai Bungkam Ekuador, Kini Bidik Jerman di Piala Dunia 2026
-
Sebut Format Baru Piala Dunia Tak Menarik, Presiden UEFA Aleksander Ceferin 'Diamuk' 13 Negara
-
Hanif Sjahbandi Bagikan Resep Sukses Jadi Pemain Profesional di Future Star Competition 2026
-
Titisan Calvin Verdonk! Timnas Indonesia Bisa Panggil Wonderkid Liga Jerman Tanpa Naturalisasi
-
Media Asing Sebut Skema Gol Republik Ceko di Piala Dunia 2026 Mirip Timnas Indonesia
-
Kemenangan Buyar di Menit Akhir, Respons Frenkie de Jong Usai Belanda Ditahan Jepang
-
Skandal di Balik Kemenangan Jerman 7-1 atas Curacao, Petugas VAR Diselidiki FIFA