Suara.com - Rudy Keltjes mengaku dirinya telah mendapatkan tawaran menjadi pelatih tim nasional Indonesia. Namun Rudi memutuskan untuk menolak tawaran menjadi pelatih timnas.
Rudi menolak tawaran itu karena telah mengarsiteki tim Pekan Olahraga Nasional Provinsi Sumatera Selatan, sejak dua bulan lalu.
"PON tinggal hitungan bulan dan saya memiliki keinginan membawa tim Sumsel ini meraih emas di Jawa Barat," kata Rudy di Palembang, Jumat.
Ia mengemukakan bahwa dirinya mendapatkan tawaran menjadi pelatih timnas bersama tiga pelatih lainnya Indra Sjafri, Nil Maizar dan Rachmad Darmawan.
Pelatih yang dipanggil ini diminta untuk memaparkan visi dan misinya ke Pengurus Pusat PSSI. "Saya langsung menolaknya, tapi saya justru terlibat dalam pemilihan pelatih Timnas karena diminta PSSI," ucap Rudy.
"Saya termotivasi tak lain karena atlet-atlet ini masih sangat muda dan memiliki talenta yang luar biasa," imbuh mantan pemain Niat Mitra (Galatama) dan Persebaya ini.
Salah satu polesan tangan dingin dari Rudy Keltjes yakni trio Teja Paku Alam, Ichsan Kurniawan dan Zalnando yang kini sudah menembus tim inti Sriwijaya FC.
Mantan pemain Timnas ini menilai tim PON Sumsel mempunyai peluang besar untuk berprestasi di kancah olahraga nasional.
Sumsel terakhir kali mengikuti PON yakni saat daerah menjadi tuan rumah pada 2004 dengan mendapatkan "wild card".
Kemudian, dalam dua kali penyelenggaraan PON yakni PON Kaltim 2008 dan PON Riau 20112, Sumsel selalu gagal mendapatkan tiket pada ajang pra-kualifikasi.
Tim sepak bola Sumatera Selatan ini telah menjalani "tour Jawa' dengan menghadapi sejumlah klub, 16-29 Maret 2016, untuk persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional ke-19 di Jawa Barat pada September mendatang. (Antara)
Berita Terkait
-
Dean Zandbergen dan Skandal Paspoortgate: Mengapa Striker VVV-Venlo Ini Tetap Ingin Bela Indonesia?
-
PSSI Pastikan Fadly Alberto Diganjar Hukuman Berat Gara-gara Tendangan Kungfu
-
PSSI Tutup Rapat Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni, Ternyata Ini Alasannya
-
Babak-belur di Piala AFF U-17 2026, 3 Nama Ini Bakal Join ke Timnas Indonesia U-17?
-
Borong Gelar Pemain Muda Terbaik, Dony Tri Pamungkas Kian Termotivasi
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Dari Bertahan hingga Serangan, Ini Evaluasi Timnas Indonesia U-17 Usai Gagal di Piala AFF
-
Kalahkan Arsenal, Pep Guardiola: Siapa di Puncak Liga? Bukan Kami
-
3 Pemain Timnas Indonesia Selangkah Lagi Menuju Promosi ke Liga Papan Atas Bareng Klubnya
-
Sudah Lancar Bahasa Indonesia, Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman
-
Bayern Munich Sabet Gelar ke-35, Fans Kirim Pesan Tegas: Kami Mau Treble!
-
PSSI Tutup Rapat Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni, Ternyata Ini Alasannya
-
Tak Hanya Sekali, Fadly Alberto Layangkan Tendangan Kungfu Dua Kali ke Pemain Dewa United
-
Borneo FC Mengintai, Bojan Hodak Santai: Persib Nomor Satu, Mereka yang Tertekan!
-
PSSI Pastikan Fadly Alberto Diganjar Hukuman Berat Gara-gara Tendangan Kungfu
-
Manchester City Bungkam Arsenal! Erling Haaland: Saya Tak Mudah Dijatuhkan