Suara.com - Kantor Kementerian Luar Negeri Inggris telah memperingatkan para penggemar sepak bola yang ingin menyaksikan turnamen sepak bola Piala Eropa 2016 di Prancis bahwa sejumlah tempat "potensial menjadi target serangan teroris".
Kompetisi yang berlangsung selama sebulan dan dimulai pada Jumat tersebut akan diadakan di stadion di seluruh Perancis, yang telah berulang kali menjadi target kelompok militan teror, termasuk dalam serangkaian serangan pada 13 November yang menewaskan 130 orang di Paris.
Tim Inggris, Wales dan Irlandia Utara semuanya ambil bagian dalam turnamen. Situs Kementerian Luar Negeri, yang diperbarui pada Selasa, menyarankan penggemar yang ingin bepergian ke Prancis agar waspada setiap saat dan mengikuti saran dari otoritas Perancis.
"Selama Euro 2016, stadion, zona fans, tempat penyiaran turnamen dan lokasi transportasi merupakan target potensial untuk serangan teroris," demikian disebutkan dalam peringatan itu.
Seorang juru bicara Perdana Menteri David Cameron mengatakan kepada wartawan pada briefing reguler bahwa saran itu bukan berasal dari pengamatan intelijen khusus.
"Hal ini tidak untuk menanggapi ancaman baru atau spesifik ... Ini dalam konteks memastikan bahwa pemerintah dan pihak berwenang melakukan semua yang mereka bisa untuk memberikan informasi relevan kepada para penggemar," katanya.
Presiden Prancis Francois Hollande telah mengakui adanya peningkatan ancaman terorisme selama turnamen dan mengatakan Perancis mengambil semua tindakan yang mungkin untuk menjaga keamanan penggemar. (Antara/Reuters)
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan