- Sesosok jasad pria tanpa identitas ditemukan mengapung di perairan Teluk Popoh Tulungagung pada Sabtu sore.
- Petugas gabungan telah mengevakuasi jasad tersebut ke RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk menjalani pemeriksaan medis lanjutan.
- Polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban serta menelusuri penemuan tas berisi identitas berinisial DCI di sekitar lokasi.
Suara.com - Sesosok jasad pria ditemukan mengapung di perairan Teluk Popoh, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Sabtu (3/10/2026) sore. Polisi kini masih berupaya mengungkap identitas dan penyebab kematian pria tersebut.
Jasad pertama kali ditemukan seorang nelayan yang sedang mencari ikan sekitar pukul 17.00 WIB. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada petugas Pos Keamanan Laut Terpadu (Kamladu) Popoh.
Koordinator Pos Kamladu Popoh Aiptu Maryanto mengatakan nelayan awalnya melihat benda yang menyerupai tubuh manusia mengapung di permukaan air.
"Awalnya nelayan melihat benda menyerupai tubuh manusia mengapung di permukaan air," kata Maryanto, Minggu.
Setelah didekati dan dipastikan merupakan jasad manusia, petugas gabungan Polairud dan TNI AL langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
Jasad tersebut ditemukan sekitar tiga mil dari Pelabuhan Perikanan Popoh. Petugas kemudian membawanya menuju dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Popoh dan tiba sekitar pukul 19.30 WIB.
Maryanto mengatakan kondisi jasad sudah mengalami kerusakan. Berdasarkan kondisi tersebut, korban diperkirakan telah berada di dalam air selama beberapa hari.
"Saat ditemukan, kondisi jasad korban sudah mulai rusak, diperkirakan sudah tiga sampai empat hari di air," ujarnya.
Usai dievakuasi, jasad dibawa ke Instalasi Kedokteran Forensik (IKF) RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk menjalani pemeriksaan medis.
Tim Inafis Polres Tulungagung juga diterjunkan untuk membantu proses identifikasi korban.
Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Nanang Murdiyanto mengatakan polisi belum dapat memastikan identitas pria tersebut maupun penyebab kematiannya.
Sementara itu, terdapat petunjuk lain yang tengah ditelusuri polisi. Sebelumnya, warga menemukan sebuah tas berisi identitas seseorang berinisial DCI (23), warga Desa Mojowangi, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, di Pantai Banyu Mulok.
Pantai tersebut masih berada di kawasan deretan Teluk Popoh.
Meski demikian, polisi belum memastikan apakah identitas yang ditemukan di dalam tas tersebut memiliki hubungan dengan jasad pria yang ditemukan mengapung.
"Identitas dan penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis," kata Nanang.
Polisi selanjutnya berencana melakukan autopsi terhadap jasad tersebut. Pemeriksaan forensik diharapkan dapat membantu memastikan identitas korban sekaligus mengungkap penyebab kematiannya.