Suara.com - Karir Carlos Dunga sebagai pelatih tim nasional Brasil ternyata tidak berlangsung lama. Seperti diketahui, pemain yang pernah membawa Brasil juara dunia itu dipecat lantaran Selecao gagal menembus fase grup Copa America Centenario.
Di Copa America tahun ini, langkah Brasil terhenti di fase grup. Brasil tersingkir setelah hanya mampu finis di posisi tiga dengan empat poin. Hasil dari satu kemenangan, satu imbang dan satu kali kalah dari tiga pertandingan.
Menanggapi pemecatan Dunga, pemain legendaris Brasil, Pele, angkat bicara. Menurut Pele pemecatan terhadap Dunga tidak adil.
"Saya pikir tidak adil jika melemparkan semua kritik terhadap Dunga, yang sebenarnya masalah ini tidak berkaitan dengan dirinya. Dunga melakukan tugasnya," kata Pele.
"Sangat disayangkan tim nasional Brasil tidak memiliki waktu yang cukup untuk berlatih. Karena mereka mengubah tim di setiap turnamen," jelasnya.
"Jadi, Ini bukan kesalahan Dunga," tegas Pele yang pernah mengantar Brasil menjuari tiga gelar Piala Dunia. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Comeback yang Berakhir Air Mata: Mengapa Piala Dunia 2026 Jadi Mimpi Buruk Neymar?
-
Alisson Becker Buka Suara Usai Brasil Tersingkir, Isyaratkan Ingin Main di Piala Dunia 2030
-
Brasil Tersingkir dari Piala Dunia, Neymar Hamburkan Rp150 juta di Meja Judi
-
Kematian Misterius Kauana Bilhar Influencer Brasil, Jatuh dari Lantai 27 di Dubai
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Modus Ternak Rekening Judol Libatkan Petani hingga IRT, Dugaan Keterlibatan Bank Perlu Diusut
-
Lima Tahun Diabaikan Pemerintah, Warga Mekarsari Lebak Banten Patungan Perbaiki Jembatan Rusak
-
KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu
-
Gibran Minta PSEL Palembang Tak Sekadar Olah Sampah, Warga dan UMKM Harus Ikut Untung
-
BRI Hadirkan Harapan Baru Bagi Mantan Pekerja Migran Indonesia Melalui KUR dan Pemberdayaan UMKM
-
Wajah Pendidikan Karakter: Ketika Pemimpin Gagal Menjadi Contoh
-
3 Tablet Murah dengan Stylus Pen di Bawah Rp3 Juta untuk Belajar, Kerja dan Hiburan
-
Scaloni Jelang Argentina vs Spanyol: Kami Tim yang Unik, Bukan Sombong
-
BRI Perkuat UMKM Eks Pekerja Migran Indonesia Lewat KUR dan Pelatihan Purna Migran
-
Pemprov Jabar Resmi Kawinkan 13 SMK Maung dengan Puluhan Industri