Suara.com - Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Imam Nahrawi menegaskan pemerintah akan terus mendorong pembentukan tim nasional sepak bola usia 19 dan senior untuk menghadapi ajang piala AFF 2016 yang akan dihelat pada bulan September mendatang.
"Kami tidak akan pernah lelah untuk mendorong federasi (PSSI) untuk mempersiapkan skuad tim nasional mulai dari sekarang, baik itu U-19 atau senior, karena masih ada waktu," kata Imam di Gedung Kementerian Pemuda dan Olah Raga, Jakarta, Senin (11/7/2016).
Kendati demikian, Imam mengatakan pemerintah tetap memiliki opsi apabila dalam jangka waktu yang sangat terbatas ini PSSI mengalami kesulitan untuk mempersiapkan tim nasional.
Opsi tersebut antara lain menawarkan tim PPLM (Pusat Pendidikan dan Latihan Mahasiswa) yang banyak dihuni pemain berusia 19 tahun untuk berangkat ke Piala AFF U-19 2016 di Hanoi, Vietnam.
"Itu yang akan disodorkan, namun itu jika federasi tidak memiliki opsi karena kesulitan yang dialami. Dan untuk timnas senior, akan terlihat dari ajang turnamen Torabika ini," ujarnya.
Sementara itu, terkait dengan kemungkinan kesulitan keuangan yang dialami PSSI untuk membentuk tim nasional, Imam menyatakan akan melihat "kamar" mana saja yang bisa dibantu secara finansial.
"Ya nanti kita verifikasi mana yang bisa kita bantu secara finansial akan kita bantu, namun tetap ada jangka waktu untuk mempersiapkannya. Apapun, pada prinsipnya kalau federasi 'angkat tangan' pemerintah siap membantu," tuturnya.
Tim PPLM sendiri, berada di bawah komando Kemenpora dan dilatih mantan pemain Persija Jakarta, Maman Suryaman. Para pemain PPLM ini dipersiapkan untuk turun di Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) dan Universiade Summer, beberapa tahun lagi.
Saat ini skuad PPLM terus digembleng dalam masa persiapan dan berlatih di Purwakarta. Mereka sudah sering beruji coba melawan tim PON dari berbagai daerah untuk memantapkan persiapan. (Antara)
Berita Terkait
-
Nenek Lahir di Jakarta, Eks Anak Asuh Giovanni van Bronckhorst Siap Bela Timnas Indonesia
-
Statistik Jay Idzes Bikin Kagum, Bawa Sassuolo Hajar Como 1907
-
Patrick Kluivert Tak Main di Clash of Legends 2026, Takut Tekanan Suporter GBK?
-
Timnas Indonesia Bakal Hadapi Lawan Sekelas Argentina pada November
-
Soal Rumor Playoff Tambahan Piala Dunia 2026, PSSI: Kami Belum Dapat Surat dari FIFA
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Misi Tiga Poin di Markas City: Mikel Arteta Tolak Strategi 'Parkir Bus'!
-
Nenek Lahir di Jakarta, Eks Anak Asuh Giovanni van Bronckhorst Siap Bela Timnas Indonesia
-
Pertandingan Tanpa Penonton, Bojan Hodak Sebut Jadi Keuntungan Bagi Dewa United
-
Link Live Streaming Arema FC vs Persis Solo: Duel Sesama Tim Bermodal Positif
-
Mantab! Beckham Putra Resmi Jadi Sarjana di Tengah Kesibukannya Sebagai Pemain Persib
-
Persebaya Dipecundangi Madura United, Bernardo Tavares Semprot Wasit dan VAR
-
Statistik Jay Idzes Bikin Kagum, Bawa Sassuolo Hajar Como 1907
-
Menuju Rekor Baru di Persib Bandung, Bojan Hodak Selangkah Lagi Lampaui Indra Thohir
-
Patrick Kluivert Tak Main di Clash of Legends 2026, Takut Tekanan Suporter GBK?
-
Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!