Suara.com - Kelompok 85 (K85) yang terdiri dari pemilik suara dalam kongres menyatukan suara jelang pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang rencananya dimulai, Rabu (3/8/2016), dengan agenda pembentukan perangkat kongres.
Kuasa hukum sekaligus juru bicara K85, Gusti Randa, mengatakan penyatuan pikiran dan suara yang dilaksanakan hari ini, juga bertujuan agar KLB berjalan dengan lancar sesuai dengan tujuan pada pembentukan K85 pada 3 Mei 2016 lalu.
"Kami semua berharap KLB berjalan dengan santun, bermartabat, menghindari hal bersifat deadlock, chaos, karena kami butuh suasana yang tentram," kata Gusti Randa di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (2/8/2016).
Penyatuan suara K85 melalui rapat tertutup tersebut hanya dihadiri oleh 17 anggotanya (dari 92 anggota). Kendati demikian, rapat tersebut tetap berjalan dan menghasilkan enam sikap yang akan diambil kelompok yang kebanyakan terdiri dari klub-klub pemegang suara dalam KLB.
Keenam sikap tersebut yaitu, pertama adalah penetapan Hinca Pandjaitan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PSSI hingga digelarnya pemilihan ketua baru PSSI dalam KLB.
Kedua, agenda memilih Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang saat ini hanya ada 12 orang dari seharusnya 15 orang. Kelompok 85 akan mendesak penggantian semua exco, meski PSSI dinilai hanya akan mengisi tiga posisi kosong.
Ketiga adalah mendesak agar pelaksanaan KLB pemilihan pengurus baru dilakukan pada tanggal 11 September 2016, meski dalam undangan agenda PSSI tertulis KLB akan dilaksanakan paling lambat tanggal 31 Oktober 2016.
Keempat adalah mengenai regulasi pemilihan yang sampai hari ini ada di PSSI dan K85 menginginkan ada pembahasan regulasi tersebut dibahas bersama dengan PSSI.
Kelima adalah menyiapkan enam orang anggota Komite Pemilihan untuk membantu Agum Gumelar yang diminta oleh Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) sebagai Ketua Komite Pemilihan.
Keenam adalah menyetujui Ketua Banding Pemilihan (KBP) dipegang Erik Tohir yang sebelumnya ditunjuk oleh FIFA dan AFC (Federasi Sepakbola Asia) serta memberikan kebebasan pada Erik untuk memilih dua hingga empat anggota KBP untuk membantu tugasnya.
KLB besok diharapkan oleh Kelompok 85 akan menghasilkan pengesahan Komite Pemilihan, pengesahan KBP dan keputusan mengenai komite eksekutif PSSI serta jadwal KLB selanjutnya yang mengagendakan pemilihan pengurus PSSI periode selanjutnya. (Antara)
Berita Terkait
-
PSSI Ingin Naturalisasi Jenson Seelt? Wolfsburg Kirim Sinyal Bahaya, Pikirkan Masak-masak
-
Cerita Kiper Keturunan Indonesia di Belanda, Ibadah dan Karier Berjalan Beriringan
-
PSSI Sebut Tak Proses Naturalisasi Baru, Bagaimana Peluang di FIFA Series?
-
Timnas Indonesia, Asian Games 2026 dan Blunder Pemangku Kebijakan yang Terus Meminta Tumbal
-
Resmi! Timnas Indonesia Lawan Saint Kitts Nevis di GBK, Intip Jadwal Lengkap FIFA Series Maret 2026
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
Terkini
-
Bayern Munich Siap Gelontorkan Duit Rp1,2 Triliun Demi Rekrut Kiper Timnas Belanda
-
Direktur Ajax Puji Setinggi Langit Pemain Medan-Surabaya: Lincah dan Tak Kenal Takut
-
PSSI Ingin Naturalisasi Jenson Seelt? Wolfsburg Kirim Sinyal Bahaya, Pikirkan Masak-masak
-
Manchester City Menang 3-0, Erling Haaland Jadi Korban, Guardiola Santai tapi Was-was
-
Ibu Lahir di Indonesia, Bjorn Menzo Menanti Debut di Eredivisie, Minat Bela Merah Putih?
-
Polemik Superliga Berakhir, Presiden Real Madrid Florentino Perez Dibilang Sok Jagoan
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Legenda Arsenal Sebut Gianluigi Donnarumma Kiper Lebay dan Norak, Kenapa?
-
Cerita Kiper Keturunan Indonesia di Belanda, Ibadah dan Karier Berjalan Beriringan
-
Timnas Indonesia Terancam Absen Asian Games 2026, Kok Bisa?