Bola / Bola Dunia
Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:10 WIB
Penyerang Timnas Selandia Baru, Chris Wood (kiri). [Jose Jordan / AFP]
Baca 10 detik
  • Selandia Baru resmi merilis 26 nama pemain untuk berkompetisi di Piala Dunia 2026 mendatang.

  • Chris Wood dan Tommy Smith mencetak sejarah sebagai pemain dengan dua penampilan Piala Dunia.

  • All Whites akan menghadapi Iran, Mesir, dan Belgia dalam persaingan ketat di Grup G.

Suara.com - Penantian panjang publik sepak bola Selandia Baru selama 16 tahun akhirnya berujung pada pengumuman resmi skuad final. Pelatih Darren Bazeley telah menetapkan 26 pemain terbaik Timnas Selandia Baru yang akan mengemban misi besar di turnamen Amerika Utara tersebut.

Kekuatan inti All Whites kali ini menonjolkan kombinasi pemain veteran yang memiliki jam terbang tinggi di level internasional. Hanya lima personel dalam tim ini yang tercatat memiliki pengalaman bertanding kurang dari sepuluh kali penampilan.

Chris Wood dan Tommy Smith tercatat sebagai pemain spesial karena menjadi aktor yang merasakan dua edisi Piala Dunia berbeda.

Ekspresi kekecewaan para pemain Timnas Selandia Baru (jersey putih) usai dikalahkan Kosta Rika dalam laga play-off Piala Dunia 2022 di Qatar, Rabu (15/6/2022). [KARIM JAAFAR / AFP]

Dominasi pemain berpengalaman ini diharapkan mampu meredam tekanan besar saat bersua tim-tim raksasa di fase grup.

Proses pemantauan intensif selama tiga tahun dilakukan tim kepelatihan terhadap 50 pemain yang tersebar di berbagai belahan bumi. Bazeley mengakui bahwa menentukan daftar final ini merupakan tantangan emosional yang melibatkan diskusi panjang dan keputusan sulit.

“Kami tidak meninggalkan satu pun celah untuk membuat keputusan yang tepat guna mendapatkan keseimbangan bagi skuad, jadi ada banyak percakapan menyenangkan dalam beberapa hari terakhir tetapi juga beberapa pembicaraan yang menantang dengan pemain yang terlewatkan,” ujar Bazeley.

“Ini adalah skuad yang sangat kuat: berbakat, menarik, berpengalaman, dan siap berangkat untuk membuat Selandia Baru bangga serta menciptakan sejarah bagi kami di Piala Dunia.”

Pelatih Timnas Selandia Baru U-20, Darren Bazeley. [doc. beIN SPORTS]

Status Wood sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa menjadikannya tumpuan utama di lini depan sekaligus pemimpin di lapangan. Ia kini bersanding dengan legenda seperti Steve Sumner dan Ryan Nelsen sebagai kapten yang memimpin tim di ajang global.

“Akan menjadi sebuah hak istimewa yang mutlak untuk memimpin tim sebagai kapten di Piala Dunia tahun ini,” ucap Chris Wood dengan penuh rasa bangga.

Baca Juga: YOASOBI Siap Gelar Tur Amerika Utara Terbesar pada Musim Panas 2026

“Sudah lama sekali, 16 tahun, sejak kami berada di Piala Dunia dan saya tidak sabar untuk berbagi momen ini dengan semua orang dan berharap dapat menciptakan sejarah serta menunjukkan kepada dunia apa yang kami mampu lakukan.”

Sebagai satu-satunya wakil dari zona Oseania, Selandia Baru akan menguji ketangguhan mereka melawan tiga kekuatan dari benua berbeda. Lawan-lawan berat seperti Iran, Mesir, dan Belgia sudah menunggu mereka di babak penyisihan grup yang sangat kompetitif.

Laga perdana akan berlangsung di Los Angeles melawan Iran sebelum mereka berpindah ke Vancouver untuk dua laga sisa. Kesiapan fisik dan taktik menjadi kunci utama jika All Whites ingin melangkah lebih jauh dari sekadar fase grup.

Sektor penjaga gawang dipercayakan kepada Max Crocombe, Alex Paulsen, dan Michael Woud untuk menjaga pertahanan terakhir tim. Di lini belakang, nama-nama seperti Michael Boxall, Liberato Cacace, hingga Tommy Smith siap membendung serangan lawan yang mematikan.

Barisan tengah akan diisi oleh talenta kreatif seperti Joe Bell, Marko Stamenic, Sarpreet Singh, hingga pemain berpengalaman Ryan Thomas. Sementara urusan membobol gawang lawan diserahkan kepada Kosta Barbarouses, Ben Waine, Jesse Randall, dan sang kapten Chris Wood.

Selandia Baru terakhir kali mencicipi atmosfer Piala Dunia pada edisi 2010 di Afrika Selatan dengan catatan tanpa kekalahan.

Load More