Suara.com - Federasi sepak bola Turki, TFF, telah memecat 105 staf, termasuk beberapa wasit, dua hari setelah para pejabat di organisasi itu mengundurkan diri sebagai bagian dari penyelidikan terhadap upaya kudeta yang gagal pada bulan lalu.
TFF mengatakan pada pernyataan yang dirilis pada Selasa bahwa pihaknya telah memutuskan hubungan dengan 94 orang termasuk para wasit, hakim garis, pengamat nasional dan regional, sambil juga mengakhiri hubungan dengan 11 perwakilan lainnya.
Lebih dari 60.000 orang di militer, pengadilan, pelayanan umum, dan pendidikan telah ditahan, diskors, atau ditempatkan di bawah penyelidikan di Turki sejak kudeta tersebut.
Seluruh anggota dewan afiliasi federasi sepak bola mengundurkan diri dua hari silam di tengah meluasnya pemeriksaan negara terhadap kudeta 15 Juli.
Negara itu menuding ulama oposisi Turki yang kini tinggal di AS Fethullah Gullen berada di belakang upaya kudeta, namun ia membantah memiliki keterlibatan dan mengutuk pemberontakan yang gagal itu. (Antara/Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Liga Sepak Bola Kampung, Ikhtiar Jaga Anak Muda Menteng dari Bahaya Narkoba
-
15 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Kena OTT KPK, Ongkos Politik Mahal Jadi Pemicu?
-
Membaca, Menunda, Lupa: Ketika Balasan Chat Hanya Berakhir di Kepala
-
Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku
-
Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia
-
Dominasi Toyota di Pasar Hybrid Indonesia Belum Terbendung Meski Digempur Kehadiran Produk China
-
Dicap Penakut karena Inggris Parkir Bus Lawan Argentina, Thomas Tuchel: Saya Tak Menyesal
-
Viral Anak Bakar Ayah Hidup-hidup di Medan, Pelaku Diamuk Massa
-
977 Burung Korban Penyelundupan Kembali ke Langit Gunung Rajabasa
-
Proyek LNG Masela Prioritaskan 30 Persen Lapangan Kerja untuk Warga Lokal