Suara.com - Satu per satu legenda sepakbola Jerman mulai angkat bicara terkait nasib pilu yang diterima Bastian Schweinsteiger bersama Manchester United. Kali ini giliran Rudi Voller yang coba mengomentari situasi sulit yang tengah dihadapi juniornya asal Jerman itu.
Voller tidak layak mendapat perlakuan tidak mengenakkan dari MU, khususnya yang dilakukan Jose Mourinho. Striker timnas Jerman di era awal 1980-an hingga 1990-an itu menilai Schweinsteiger masih memiliki kemampuan bermain di level tinggi bersama MU.
Sebelumnya, Schweinsteiger memang harus menerima kenyataan pahit setelah Mou, sapaan Mourinho, memutuskannya tak masuk dalam tim utama Setan Merah. Suami dari petenis cantik Ana Ivanovic itu hanya dimasukkan dalam skuat muda MU U-23.
Kontan hal itu menimbulkan reaksi keras dari kompatriot dan senior Schweini, sapaan Schweinsteiger, di persepakbolaan Jerman, seperti Karl-Heinz Rummnigge (CEO Bayern Munich) dan Voller, yang pernah melatih Schweini saat melatih timnas Jerman di Euro 2004.
Minimnya kontribusi yang diberikan kepada MU musim lalu ditenggarai jadi penyebab utama keputusan Mouriho atas Schweini. Musim lalu, gelandang berusia 32 tahun ini hanya tampil di 18 pertandingan Liga Inggris menyusul cedera yang menghampirinya.
"Sudah jadi bagian dari karier pesepakbola menjadi lebih rentan terhadap cedera. Kemudian timbul pertanyaan, bagaimana dia akan lanjutkan karier. Dia harus hadapi tantangan ini, itu harus," kata Voller, 56 tahun.
"Tidak peduli di mana dia akan bermain di masa depan, Bastian masih bisa bermain di level tertinggi, setidaknya hingga dua tahun lagi," lanjut Voller. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Eks Asisten Erik ten Hag Selangkah Lagi Jadi Pelatih Baru Klub Portugal
-
Ruben Amorim Masuk Daftar Kandidat Pelatih Incaran AC Milan
-
Joe Cole Dorong Chelsea Rekrut Marcus Rashford setelah Barcelona Mundur
-
Klub Premier League Ini Tertarik Boyong Ruben Amorim
-
Manchester United Pantau Sandro Tonali, AC Milan Masih Jadi Tujuan Utama
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti