Suara.com - Kekalahan Leicester City dari Hull City di laga perdana Liga Inggris musim ini tak ubahnya mencoreng muka mereka sebagai juara bertahan. Hasil minor yang terjadi, Sabtu (13/8/2016), lalu pun tak ubahnya jadi peringatan bagi Leicester.
Peringatan ini terkait peta kompetisi yang lebih sengit pada musim ini. Hal itu pun diakui Manajer Leicester, Claudio Ranieri.
"Musim ini akan lebih berat daripada yang sebelumnya," kata Ranieri kepada Sky Sports usai timnya menyerah 1-2. "Musim lalu kami memperlihatkan diri sebagai tim yang sangat bagus dan kami perlu mengulangi hal itu."
Vardy, yang kerap menjadi sosok yang berada di waktu yang tepat, menyia-nyiakan dua peluang bagus sebelum Hull mencetak gol pembukaan, ketika pertahanan Leicester ditundukkan oleh sepakan overhead akrobatik dari Adama Diomande. Sementara, penampilan Mahrez tidak menonjol.
"Kami melakukan banyak usaha pada hari ini, namun tidak sebagai tim," tambah Ranieri. "Hari ini, kami bermain individual."
Di lain pihak, manajer sementara Hull, Mike Phelan, mengungkapkan strategi di balik kemenangan timnya. Phelan mengatakan pihaknya mencoba bermain sabar menghadapi The Foxes.
"Berbahaya jika Anda bermain dengan intensitas tinggi melawan Leicester, mereka dapat menyakiti Anda di belakang," ujar Phelan.
"Kiriman bola dari pertahanan mereka menuju depan bukanlah kualitas seperti musim lalu. Namun, kami telah mengantisipasi situasi-situasi tertentu." (Reuters/Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey