Suara.com - Arsenal tidak memiliki kekuatan keuangan untuk "menaklukkan" rival-rival Liga Inggrisnya di bursa transfer, dan harus berhat-hati saat merekrut pemain-pemain baru, menurut ketua eksekutif klub Ivan Gazidis.
Arsenal finis di peringkat kedua di bawah juara Leicester City pada musim lalu, dan para penggemar merasa frustrasi dengan minimnya perekrutan pemain-pemain dengan biaya besar.
Selama beberapa tahun terakhir, Arsenal telah merekrut sejumlah pemain papan atas seperti gelandang Jerman Mesut Ozil dan pemain sayap Chile Alexis Sanchez, namun mereka masih dinilai hanya sedikit berbelanja dibandingkan para rivalnya.
"Kami tidak mampu untuk menaklukkan para kompetitor yang memiliki uang jauh lebih banyak -- kami harus sangat berhati-hati, sangat selektif," kata Gazidis kepada media Inggris.
"Hal itu berarti kami tidak dapat melakukan kesalahan-kesalahan besar di bursa transfer. Pembatas-pembatas di Liga Inggris semakin berkurang," sambungnya.
"Sejumlah hal menjadi relatif penting seperti seberapa baik Anda mengidentifikasi para pemain, seberapa baik Anda membangun para pemain, apa jenis sains olahraga yang Anda miliki, analisa-analisa Anda, psikologi Anda," sambungnya lagi.
Sejauh ini manajer Arsene Wenger telah melakukan tiga penambahan pada skuadnya, pada diri gelandang Granit Xhaka, bek Rob Holding, dan penyerang Takuma Asano, dan, menurut laporan-laporan media, masih aktif mencari penyerang lainnya.
Pemain Leicester Jamie Vardy telah mengabaikan ketertarikan klub London utara itu dan memilih memperpanjang masa kerjanya di Stadion King Power, sedangkan Olympique Lyonnais mengatakan mereka menolak tawaran transfer 29 juta pound untuk Alexandre Lacazette.
Arsenal akan memulai musim baru pada 14 Agustus, saat mereka menjamu Liverpool di Stadion Emirates. (Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Bukayo Saka Kembali Latihan, Timnas Inggris Siapkan untuk Fase Krusial Piala Dunia?
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
-
Saingi Arsenal, Chelsea Ikut Ramaikan Perburuan Bintang Muda Maroko Ayyoub Bouaddi
-
Bikin Pemain Brasil Mati Kutu, Ayyoub Bouaddi Didorong Gabung Arsenal
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey
-
Deretan Rekor Tercipta usai Meksiko Lolos 'Sempurna' ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
-
Hong Myung-bo Akui Kesalahan Strategi Usai Korea Selatan Takluk dari Afrika Selatan