Suara.com - Bukan Jose Mourinho jika tak bermulut tajam. Komentar pedas sudah jadi merek dagang pelatih asal Portugal itu dan kini, di awal musim 2016/17, sasaran pertamanya adalah barisan kritikus Jerman yang mengecam keputusannya menyingkirkan Bastian Schweinsteiger dari skuat utama Setan Merah.
Dalam sebuah jumpa pers, Jumat (26/8/2016), pelatih yang akrab disapa Mou itu kembali menegaskan tak akan menjadikan Schweinsteiger - eks gelandang Bayern Munich dan tim nasional Jerman - pilihan utamanya musim ini.
Sembari membeberkan alasannya, ia menyisipkan sindiran untuk Karl-Heinz Rummenigge, CEO Bayern Munich yang awal bulan ini mengatakan bahwa MU tak menghargai Schweinsteiger.
"Akan sangat sukar (untuk memainkan Schweinsteiger). Saya tak bilang mustahil, tetapi sangat sukar terjadi," jawab Mou saat ditanya wartawan soal peluang Schweinsteiger.
"Kami sudah membuat keputusan bagi Paul Pogba, Ander Herrera, Morgan Schneiderlin, Marouane Fellaini, dan Michael Carrick. Kami punya lima pemain untuk mengisi dua posisi," imbuh dia.
Ketika ditanya soal komentar Rummenigge, yang menuding MU "tak menghormati pemain berharga" seperti Schweinsteiger, Mourinho menjawab dengan sindiran.
"Saya kira, setelah membaca sejumlah komentar dari orang-orang di Bayern Munich, mereka akan bergegas ke Manchester untuk membawanya pulang. Tetapi tidak, itu tak terjadi. Saya cukup terkejut Tuan Rummenigge tak datang ke sini dan membawanya pulang," ujar Mourinho.
Kontrak Schweinsteiger bersama MU masih tersisa dua tahun dan Mourinho mengatakan keputusan untuk bertahan di Old Trafford sepenuhnya di tangan gelandang berusia 32 tahun itu. (The Guardian)
Berita Terkait
-
Eks Asisten Erik ten Hag Selangkah Lagi Jadi Pelatih Baru Klub Portugal
-
Real Madrid Resmi Tunjuk Jose Mourinho Sebagai Pelatih
-
Ruben Amorim Masuk Daftar Kandidat Pelatih Incaran AC Milan
-
Joe Cole Dorong Chelsea Rekrut Marcus Rashford setelah Barcelona Mundur
-
Klub Premier League Ini Tertarik Boyong Ruben Amorim
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti