Suara.com - Madura United FC menargetkan bisa meraih poin penuh melawan tuan rumah Arema Cronus. Namun MU menyadari pertandingan yang akan digelar di Stadion Kanjuruhan Malang, Jumat (2/9/2016), akan sangat berat.
"Atmosfer pertandingan besok tentunya akan lebih keras karena kedua tim sama-sama berada di papan atas klasemen untuk saat ini, tapi kami menargetkan ingin meraih poin penuh," kata Pelatih Madura United Mario Gomes De Oliviera, Kamis (1/9/2016).
Gomes berharap, wasit yang akan memimpin pertandingan dalam laga tanding antara kedua kesebelasan itu netral dan tegas, agar kejadian-kejadian seperti pada pertandingan putaran pertama tidak terulang.
Menurut Gomes, protes yang sering terjadi di lapangan baik oleh pemain dan supporter, akibat ketidaktegasan memberi sanksi pada pemain yang melakukan pelanggaran.
"Kami datang untuk bermain sepak bola dan pemain harus ambil bola bukan ambil kaki," ucap Gomes.
Sementara, pemain Madura United FC Gilang Ginarsa menyatakan, tidak akan terbebani dengan supporter Arema, yakni Aremania yang akan memadati tribun Stadion Kanjuruhan pada laga tanding yang akan digelar 2 September 2016 nanti.
"Kami tidak akan terbebani untuk bermain di hadapan suporter lawan. Kami sudah pernah hadapi beberapa tim dengan suporter memenuhi tribun, seperti saat hadapi Persib Bandung beberapa waktu lalu," kata Gilang.
Yang terpenting, kata dia, tim tetap fokus pada pertandingan, dengan target meraih poin penuh, sehingga Madura tetap bisa unggul dalam raihan poin dan menjadi juara ISC.
Gilang Ginarsa mengatakan, posisi MU sebagai peraih puncak klasemen merupakan modal utama timnya dalam menapaki putaran kedua ISC 2016.
Madura United FC merupakan klub sepak bola kebanggaan masyarakat Madura, dan klub ini menjadi pemersatu para supporter bola di empat kabupaten di Pulau Garam itu, yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan supporter bola di Kabupaten Sumenep. (Antara)
Berita Terkait
-
Madura United Pertahankan 3 Gelandang untuk Super League Musim Depan, Siapa Saja?
-
Madura United Rekrut Pelatih asal Portugal untuk Hadapi BRI Super League 2026/2027
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Hitung-hitungan Persis Solo atau Madura United yang Bakal Degradasi
-
Tutup Laga Kandang dengan Kemenangan, Ini Ucapan Berkelas Pelatih PSIM Yogyakarta
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam
-
Pyswar Ala Hajime Moriyasu, Sebut Negara Ini Lebih Hebat dari Brasil
-
Portugal Ingin Menangkan Piala Dunia 2026 untuk Diogo Jota
-
Penampakan Jari Patah Kiper Argentina Emiliano Martnez Jelang Lawan Tanjung Verde
-
Borneo FC All Out! Dari Winger Brasil hingga Gelandang Argentina Dirumorkan Merapat
-
Harapan Bos Persija Jakarta Usai Victor Dethan Merapat ke Macan Kemayoran
-
Jose Mourinho Pasang Badan untuk Arteta! Sebut Kritik ke Arsenal Hal Tak Masuk Akal
-
Pesan Terakhir Istri Pemain Argentina Sebelum Ditemukan Tewas Bersama Anak di Gempa Venezuela
-
Ada Final Kepagian! Ini Jadwal Lengkap 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Dari Anime ke Dunia Nyata: Duel Jepang vs Brasil Seperti Episode Terakhir Captain Tsubasa