Suara.com - Pelatih Liverpool asal Jerman, Jurgen Klopp, meyakini bahwa dia kini sudah memberikan bukti --terutama terhadap mereka yang meragukan-- terkait kualitas kepemimpinannya di Liverpool selama setahun terakhir.
Untuk diketahui, pada 8 Oktober mendatang, bertepatan dengan momen jeda kompetisi untuk pertandingan internasional, Klopp telah resmi setahun berada di Liverpool.
Namun Klopp tak ingin merayakannya, bahkan meminta staf Liverpool tak membelikannya kue atau sejenisnya. Meski begitu, dia yakin bahwa sejauh ini dirinya sudah memberikan bukti signifikan sebagai manajer mumpuni di salah satu klub besar Inggris tersebut.
"Ini sudah setahun, saya sudah lebih tua setahun, dan ya beginilah. Tapi segala sesuatunya berjalan baik. Tidak sempurna, tapi dalam jalur yang bagus. Itulah yang sebelumnya kita harapkan, itulah yang kita katakan," ujarnya, seperti dikutip Liverpool Echo.
"Setelah satu tahun berdiri di sini, kini kita bisa bicara seperti ini. Sebelumnya ada keraguan, ada banyak rumor mengitari saya," sambungnya.
"Orang-orang bilang, 'Tentu saja dia pelatih yang bagus di Dortmund, tapi manajer Jerman di sini tidak akan mampu' --hal-hal seperti itu. (Dan) Itu sudah lebih baik sekarang," tambah Klopp.
"Masalahnya juga, saya tidak ingin di sini setahun saja. Saya di sini mudah-mudahan untuk jangka panjang, dan itu artinya kita harus menggunakan semua informasi yang sudah kita punya sampai sekarang dan belajar darinya," tuturnya.
"(Momen) Satu tahunku adalah 8 Oktober, ya? Kami tidak akan merayakannya, saya bisa pastikan itu! Semoga saja tak ada yang membawakanku kue! Saya tak punya waktu untuk itu, dan saya tak sedang berminat melakukan refleksi (perenungan)," tegasnya. [Soccerway]
Berita Terkait
-
Jurgen Klopp Resmi Ambil Alih Timnas Jerman, Misi Bangun Ulang Die Mannschaft Dimulai
-
Liverpool Siapkan Tawaran untuk Bradley Barcola, PSG Dikabarkan Bidik Pengganti
-
Liverpool Pertimbangkan Maghnes Akliouche sebagai Alternatif Lebih Murah untuk Bradley Barcola
-
Andoni Iraola Tebar Janji untuk Liverpool: Main Menyerangn dengan Intensitas Tinggi
-
Jurgen Klopp Semakin Dekat Latih Timnas Jerman, Ini Sederet Prestasinya
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung