Suara.com - Prancis tampil gemilang saat mereka menghapus salah satu kenangan paling pahit dalam sejarah sepak bola mereka, dengan menang 4-1 atas Bulgaria pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia Grup A pada Jumat.
"Les Bleus" belum pernah menjamu Bulgaria sejak kekalahan mereka pada pertandingan kualifikasi pada November 1993, ketika mereka kemasukan gol larut sehingga kalah 1-2, kekalahan yang membuat mereka gagal mendapatkan tiket untuk Piala Dunia tahun berikutnya di AS.
Tuan rumah kembali kemasukan di Stade de France pada Jumat melalui sepakan penalti, namun mereka mampu segera mengendalikan lini tengah dan menghancurkan pertahanan lawan.
Gol-gol dari Kevin Gameiro, Dimitri Payet, dan Antoine Griezmann membawa mereka unggul 3-1 saat turun minum.
Gameiro, yang merayakan penampilan internasional pertamanya dalam rentang waktu lima tahun, kemudian melengkapinya dengan mencetak gol keduanya pada malam itu pada menit ke-59.
Prancis, dengan koleksi empat angka dari dua pertandingan, menghuni posisi teratas grup bersama Belanda dan Swedia. Bulgaria menduduki posisi keempat dengan koleksi tiga angka.
Tim tamu unggul terlebih dahulu pada menit keenam, Mihail Aleksandrov sukses mengonversi tendangan penalti setelah Georgi Milanov dilanggar Bacary Sagna.
Bek kanan Sagna kemudian menebusnya dengan mengirim umpan silang sempurna untuk Gameiro, yang menyamakan kedudukan dengan sundulan kepala pada menit ke-23.
Blunder di pertahanan Payet mengubah skor menjadi 2-1 tiga menit kemudian melalui tembakan menyilang dari sisi kiri, yang menghindari semua orang di kotak penalti.
Griezmann kemudian mengeksploitasi blunder di pertahanan lawan untuk melaju tanpa hambatan ke kotak penalti, dan menambahi gol ketiga.
Gol keempat Prancis dapat disebut sebagai gol terbaik mereka, Layvin Kurzawa memperlihatkan kemampuannya di sisi kiri, sebelum Griezmann memberi umpan kepada rekan setimnya di Atletico Madrid Gameiro untuk menembakkan bola dari jarak dekat.
"Ini adalah malam yang sempurna," kata penyerang yang mencetak dua gol itu. "Kami mampu bereaksi dan kemudian menancapkan otoritas kami pada permainan. Saya merasakan banyak rasa bangga." Fakta bahwa Gameiro dan Griezmann berkombinasi dengan sempurna menjadi salah satu alasan kemenangan meyakinkan Prancis.
"Kami berdua memainkan permainan kami dan itu berfungsi dengan baik," kata Gameiro. "Mari berharap hal ini akan terus berlanjut." Runner up Piala Eropa 2016 Prancis, yang memulai perjalanannya di Grup A dengan hasil imbang 0-0 di Belarus, selanjutnya akan bermain melawan Belanda di Amsterdam pada Senin.
Bulgaria, yang berupaya untuk lolos ke putaran final turnamen utama untuk pertama kalinya sejak Piala Eropa 2004, akan mengunjungi Swedia. (Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Kylian Mbappe Jauhi Lionel Messi dalam Perburuan Top Skor Piala Dunia 2026
-
Prancis vs Inggris: Demi Sepatu Emas Mbappe, Les Bleus Bakal Tampil Ganas?
-
Sejarah Baru! Wonderwall Bergema dan Bukayo Saka Antar Inggris Juara Ketiga
-
Prancis Bernasib Sial, Tapi Rekor Kylian Mbappe Jelang Final Piala Dunia 2026 Bikin Ngeri
-
Tak Perlu Jadi Juara Dunia, Raih Peringkat Ketiga Sudah Cukup Bikin Inggris Catat Sejarah Besar!
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Rugikan Negara Rp9,1 Miliar, Oknum ASN Penetap Proyek RSUD Parung Dijebloskan ke Lapas
-
Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
-
Prabowo Masih Menimbang-nimbang Siapa Jampidsus Baru Pengganti Febrie Adriansyah
-
Didukung Bebi Romeo dan Once Mekel, Janner Clay Siahaan Rilis 6 Karya Sekaligus
-
DBL Indonesia Buka Musim Baru dengan Gebrakan Besar, 31 Kota Jadi Rumah bagi Para Pengejar Mimpi
-
Hasto Kritik TNI-Polri Ikut Awasi Pajak: Penyalahgunaan Kekuasaan
-
3 Lipstik Inez yang Halal dan Tahan Lama, Warnanya Intens dan Tak Bikin Bibir Kusam
-
Fenomena Gaji Numpang Lewat: Gaya Hidup dan Tekanan Sosial yang Bikin Boros
-
Spesifikasi Kapal Induk Tua Italia ITS Giuseppe Garibaldi: Dipensiunkan Sejak 1971
-
Densus 88 Tangkap Teroris di Ciamis dan Lampung, Bongkar Propaganda Medsos