Suara.com - Posisi pelatih Barito Putra yang dipegang Mundari Karya secara resmi digeser oleh asisten pelatihnya yaitu Yunan Helmi. Hal itu merupakan dampak dari kekalahan yang dialami Barito dari Persija 2-3 pada laga Indonesia Super Championship (ISC).
Kepastian penggeseran posisi pelatih itu disampaikan oleh manajer tim yang berjuluk Laskar Antasari, Hasnuryadi Sulaiman lewat keterangan tertulis di Jakarta, Senin (10/10/2016).
"Mulai hari ini resmi Mundari diganti Yunan Helmi sebagai pelatih Barito Putera. Kami memberikan kesempatan kepada Yunan Helmi sebagai pelatih kepala," kata Hasnuryadi Sulaiman.
Meski posisinya digeser oleh sang asisten, Mundari Karya yang sudah cukup lama menukangi tim kebanggaan masyarakat Kalimantan Selatan ini tetap menjadi bagian tim tersebut. Hanya saja posisinya berbeda dengan sebelumnya yaitu difokuskan pada pembinaan usia muda.
"Mundari akan ditugaskan khusus untuk pembinaan usia dini di Sekolah Olahraga Barito Putera dan Barito Putera U-21," kata pria yang juga seorang pengusaha dan politisi itu.
Barito Putera selama ini dikenal sebagai tim yang sering membuat kejutan. Bahkan prestasinya berada di papan atas kompetisi bergengsi di Indonesia. Namun, kondisi berbeda saat turun pada kompetisi ISC, Laskar Antasari terlihat kesulitan untuk bangkit.
Jika dilihat dari posisi klasemen sementara, Barito Putera yang selama ini ditangani Mundari Karya berada diposisi 18 atau paling bawah. Dari 22 pertandingan yang dijalani, Aditya Harlan dan kawan-kawan baru mengumpulkan 17 poin dari empat kali menang, lima kali seri dan 13 kali kalah.
Dengan adanya pergeseran pelatih ini diharapkan Laskar Antasari bisa kembali bangkit. Apalagi salah satu pemainnya yaitu Luis Carlos De Azevedo Junior masuk tiga besar pemain tersubur dengan 13 gol. Untuk posisi puncak diduduki pemain Madura United, Rodrigues Aracil Pablo dengan 14 gol. (Antara)
Berita Terkait
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Kisah Aditya Harlan, Dulu Wartawan Magang Tabloid Sepak Bola Kini Jadi Legenda Hidup Kiper Barito Putera
-
Kalah dari Persik Kediri, Rahmad Darmawan Akui Keok dalam Kecepatan
-
Striker Baru Devid Silva Masih Melempem, Bos Barito Putra Minta Suporter Bersabar
-
Hilang Fokus Masih Jadi PR Persita Tangerang Usai Ditahan Imbang Barito Putra
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Coach Timo dan Jacksen F. Tiago Turun Gunung Cari Bakat Sepak Bola Putri di Women's Soccer Trilogy
-
John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030
-
Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
-
John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0