Suara.com - Mengenang kisah Aditya Harlan, legenda hidup Barito Putera yang dulunya ternyata sempat menjadi wartawan magang di salah satu tabloid olahraga.
Bagi pendukung Barito Putera, nama Aditya Harlan abadi sebagai salah satu legenda hidup, kendati dirinya bukanlah orang asli Kalimantan.
Kiper kelahiran Jakarta 37 tahun silam ini dianggap sebagai salah satu legenda hidup Barito Putera karena kesetiaannya yang berlangsung selama 10 tahun lamanya.
Aditya Harlan tercatat membela klub berjuluk Laskar Antasari itu sejak 2013 hingga 2023 dengan mencatatkan 116 penampilan di ajang resmi.
Sayangnya, kini Aditya Harlan dan Barito Putera resmi berpisah. Tanda keduanya berpisah sudah terlihat sejak dirinya dipinjamkan ke Persita Tangerang pada awal musim Liga 1 2023/2024.
Usai peminjamannya berakhir, Barito Putera pun resmi melepas Aditya Harlan dan membuatnya kini bergabung klub Liga 1 lainnya, Madura United.
Perjalanan karier Aditya Harlan hingga dirinya bisa menjadi legenda Barito Putera dan bermain reguler di Liga 1 sejatinya tergolong unik.
Pasalnya sebelum menjadi kiper top di Liga 1, Aditya Harlan sempat berprofesi sebagai mantan wartawan magang di sebuah tabloid olahraga.
Seperti apa kisah Aditya Harlan yang sempat jadi wartawan magang sebelum menjadi salah satu kiper top di kasta teratas sepak bola Indonesia?
Baca Juga: Kisah Hariono, Dulu Kuli Panggul Kini Jadi Legenda Persib Bandung Paling Fenomenal
Dilirik dari Turnamen Antar Media
Seperti yang telah dikemukakan sebelumnya, Aditya Harlan sempat menjalani profesi sebagai wartawan magang sebelum menjalani karier di level profesional di Indonesia.
Dikutip dari kanal YouTube Tendangan Dari Mars, kisah Aditya Harlan ini bermula pada 2011 silam.
Saat itu, ia masih berstatus mahasiswa di London School Public Relation (LSPR), Jakarta.
Kala masih berstatus mahasiswa, Aditya Harlan pun menjalani program magang, di mana ia memilih magang sebagai wartawan di salah satu tabloid olahraga.
Saat menjalani profesi sebagai wartawan magang, Aditya Harlan dipercaya untuk tampil bersama tabloid tersebut di turnamen antar media.
Siapa sangka di turnamen antar media itu, bakat Aditya Harlan terlihat sehingga ia direkomendasikan oleh salah satu pelatih untuk seleksi klub.
Dari seleksi klub itu, akhirnya Aditya Harlan terpilih dan direkrut oleh klub Liga Primer Indonesia, Tangerang Wolves.
Usai bermain bagi Tangerang Wolves, Aditya Harlan kemudian bermain bagi Persibo Bojonegoro. Di klub ini, ia menuai sukses dalam kariernya sebagai pesepak bola.
Pada tahun 2012, Aditya Harlan mampu membawa Persibo Bojonegoro menjuarai Piala Indonesia dan membuatnya dilirik Barito Putera.
Terhitung sejak 2013, Aditya Harlan bermain untuk Barito Putera dan bertahan selama satu dekade hingga berakhirnya Liga 1 2023/2024.
Kini, Aditya Harlan tercatat bermain bagi Madura United, di mana ia bersaing dengan kiper asing, Dida, dan kiper muda Laskar Sape Kerrab, Fawaid Ansory.
(Felix Indra Jaya)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Tottenham Hotspur Tertarik Boyong Antonio Rudiger
-
Bayern Munich Intip Peluang Rekrut John Stones dari Man City Secara Gratis
-
Usai Hattrick di Final Piala Asia, Bintang Timnas Futsal Indonesia Ini Dirumorkan Abroad ke Spanyol
-
Izin Kerja Beres, Maarten Paes Berpotensi Debut dalam Derbi Indonesia di Eredivisie
-
Lemparan Jauh Brentford Buyarkan Kemenangan, Mikel Arteta Sesalkan Kurangnya Disiplin Arsenal
-
Timnas Indonesia U-17 Dikelilingi Mantan Juara di Fase Grup Piala Asia U-17 2026
-
Sergio Castel Siap Bangkit di Leg Kedua, Bawa Persib Bandung Lolos ke Babak 8 Besar ACL Two
-
3 Calon Debutan Timnas Indonesia yang Bisa Tampil di FIFA Series 2026
-
Pemandangan Langka, Atletico Madrid Hajar Barcelona Tanpa Ampun 4-0
-
Arsenal Ditahan Imbang Brentford, Jarak Poin dengan Manchester City Semakin Tipis