Suara.com - Semen Padang FC pastikan penjaga gawang utama mereka, Jandia Eka Putra, tidak disertakan dalam laga lanjutan Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 melawan PS TNI di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (23/10/2016).
"Jandia tidak ikut rombongan ke Bogor untuk menghadapi PS TNI karena dipanggil tim nasional Indonesia untuk mengikuti pemusatan latihan di Yogyakarta," kata tim media Semen Padang, Harya Putra di Padang, Kamis (20/10/2016).
Harya mengatakan, sebagai gantinya jajaran pelatih memasukkan nama penjaga gawang muda Reza Pratama sebagai pelapis Rivky Mokodompit yang pada tiga laga terakhir di berhasil menjaga gawang SPFC tidak kebobolan; lawan Persala Lamongan, Perseru Serui, dan Barito Putera.
Rencananya, Jumat (21/10/2016) pagi, skuat Semen Padang akan bertolak ke Bogor dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dengan memboyong 18 pemain terbaiknya.
Sementara itu, Pelatih Kepala SPFC, Nilmaizar, menargetkan timnya untuk mendapatkan poin penuh dalam liga tersebut, walaupun dengan absennya Jandia dalam pertandingan ini.
"Seperti yang sering saya katakan, di Semen Padang tidak ada pemain cadangan dan inti, semua sama dan kami yakin dengan kemampuan setiap pemain," sebutnya.
Ke-18 pemain yang diboyong ke Bogor, antara lain sektor penjaga gawang ditempati Rivky Mokodompit, dan Reza Pratama. Pemain belakang terdiri dari Hengki Ardiles, Cassio Fransisco de Jessus, Agung Prasetyo, Novan Setya Sasongko, Fandry Imbiri, Novrianto, dan Satrio Syam.
Lalu, pemain tengah ada Muamer Svarka, Rudi, Riko Simanjuntak, Irsyad Maulana, Lee Gill Hoon, Vendry Mofu, Adi Nugroho, sedangkan pemain depan ada M. Nur Iskandar dan Marcel Silva Sacramento. (Antara)
Berita Terkait
-
Cara Semen Padang Rekrut Stefano Lilipaly: Dari Video Call hingga Bujuk dengan Ini
-
Andre Rosiade Curiga Promosi ke Super League Sudah Diatur, Minta Championship Berjalan Adil
-
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Rela Turun Kasta demi Gabung Semen Padang
-
Imran Nahumarury Bertekad Bawa Semen Padang Kembali ke Super League
-
Rizky Ridho Kecewa Persija Kalah, Tragedi Kartu Merah Gagal Beri Kado untuk Jakmania
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Bangkit Berkat Huntara, Warga Agam Kini Kembangkan Usaha Berbasis Potensi Lokal
-
SMP dan SMA Sekolah Tumbuh Gandeng Neon Bit Kembangkan Pembelajaran Coding dan Robotik
-
4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
-
Fakta Ilmiah Cara Sabun Membersihkan Baju dari Noda Membandel
-
BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun