Suara.com - Jose Mourinho menelan kekalahan terbesarnya di Liga Primer musim ini setelah Manchester United dibantai dengan skor 4-0 oleh Chelsea di Stamford Bridge, London pada Minggu malam (23/10/2016).
Kekalahan itu bukan kekalahan biasa, tidak saja karena banyaknya gol yang tercipta, tetapi juga karena pertandingan itu merupakan laga pertama Mourinho di Stamford Bridge setelah ia dipecat Chelsea pada Desember lalu.
Pedro, Gary Cahill, Eden Hazard, dan N'Golo Kante memaksa Mourinho menyaksikan pertunjukan horor di stadion yang pernah menjadi kebanggaannya. Perayaan meriah pendukung Chelsea dan pelatih Antonio Conte di pinggir lapangan juga membuat Mou gerah.
Setelah laga berakhir, Mourinho tampaknya tak lagi bisa menahan kekesalannya. Saat berjabat tangan dengan Conte, ia tampak memeluk pelatih Italia itu dan sempat berbisik kepadanya selama beberapa saat sebelum bergegas masuk ke ruang ganti.
"Jangan lakukan itu (perayaan meriah) karena skornya 4-0. Jika hanya 1-0, tidak mengapa. Tetapi skor 4-0 sangat memalukan," bisik Mourinho dalam bahasa Italia yang sayangnya masih tertangkap oleh mikrofon di pinggir lapangan.
Tetapi ketika diwawancarai oleh Sky Sports di lorong menuju ruang ganti, Mourinho tak mau menjelaskan isi pembicaraannya dengan Conte.
Adapun Conte, saat ditanya, menjawab sembari tersenyum, "Menurut saya percakapan pribadi tak boleh diumbar." (Goal.com)
Berita Terkait
-
Real Madrid Resmi Datangkan Marc Cucurella dari Chelsea, Dikontrak 6 Tahun
-
Sami Khedira Dikabarkan Jadi Kandidat Asisten Jose Mourinho di Real Madrid
-
Saingi Arsenal, Chelsea Ikut Ramaikan Perburuan Bintang Muda Maroko Ayyoub Bouaddi
-
Tanpa Desas-desus, Real Madrid Boyong Marc Cucurella dengan Nilai Transfer Rp1,1 Triliun
-
Here We Go! Bukan Arne Slot, AC Milan Pilih Pecatan Manchester United sebagai Pelatih Baru
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Berjanji Tak Malas Ikut Bertahan Jelang Prancis vs Senegal
-
Tahan Imbang Uruguay, Arab Saudi Perpanjang Catatan Wakil Asia Belum Kalah di Piala Dunia 2026
-
Susah Payah Hadapi Arab Saudi, Maximiliano Araujo Selamatkan Uruguay dari Kekalahan
-
Proses Naturalisasi Disetujui Komisi X DPR RI, Luke Vickery: Ini Impian Saya Sejak Lama
-
Belgia Imbang 1-1 Lawan Mesir, Rudi Garcia Klaim Laga Perdana Piala Dunia Selalu Sulit
-
Pelatih Tanjung Verde Ungkap Kunci Keberhasilan Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026
-
Elkan Baggott Dirumorkan Masuk Radar Bidikan Peminjaman dari Bolton Wanderers
-
Tahan Imbang Spanyol, Pelatih Tanjung Verde Sampaikan Ultimatum
-
Persik Kediri Resmi Lepas Syahrian Abimanyu, Gabung Tim Kasta Kedua
-
Erick Thohir Ungkap Alasan Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery