Suara.com - Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand dalam laga perdana Piala AFF di Philippine Sports Stadium, Filipina, Sabtu (19/11/2016). Timnas Merah Putih kalah 4-2 dari Timnas Thailand.
Tertinggal dua nol di babak pertama, Indonesia menyamakan kedudukan di awal babak kedua lewat tandukan Boaz Solossa dan Lerby Eliandry. Namun, dua gol tambahan yang dicetak Teerasil Dangda, memupuskan keinginan Indonesia mengulang kesuksesan mereka mengalahkan Thailand di tahun 2010.
Gol pertama Thailand dicetak oleh bek Peerapat Natchaiya, sementara tiga gol lainnya dicetak penyerang Tim Negeri Gajah Putih, Teerasil Dangda.
Jalannya pertandingan
Babak 1
Jala Indonesia langsung robek untuk pertama kalinya hanya empat menit setelah laga bergulir. Adalah bek Thailand Peerapat Natchaiya yang mencetak gol pertama bagi timnya, memanfaatkan kemelut di depan gawang akibat kesalahan pemain belakang timnas Indonesia, Yanto Basna.
Tertinggal satu nol, pemain Indonesia ngotot melakukan serangan. Andik Vermansyah nyaris saja menyamakan kedudukan, usai menerima umpan dari rekannya, namun ia gagal mengeksekusi bola dengan baik.
Boaz Solosa menjadi pemain Indonesia berikutnya yang nyaris merobek gawang Thailand. Boaz melepaskan tembakan keras yang memantul di bek Thailand dan mengarah langsung ke sudut gawang. Namun, penyelamatan apik kiper Kawin Thammasatchanan memupuskan peluang emas itu.
Alih-alih menyamakan kedudukan, Indonesia malah kebobolan untuk kedua kalinya pada menit 37. Adalah Teerasil Dangda yang memaksa Kurnia Meiga memungut kembali bola dari gawangnya untuk kedua kali. Lagi-lagi, gol ini tercipta akibat kesalahan bek Timnas Merah Putih, Yanto Basna.
Babak 2
Indonesia langsung tancap gas sesaat setelah peluit babak kedua dibunyikan wasit. Di menit 48, Boaz mengancam gawang Thailand. Sayang, bola yang ditembakkan Boaz dari sudut sempit masih bisa dihalau kiper Timnas Thailand.
Timnas Garuda mengejar ketertinggalan lewat gol Boaz Solossa pada menit 11 babak kedua. Menerima umpan dari Rizki Pora, Boaz langsung menyambar bola dengan kepalanya. Bola langsung mengarah deras ke sudut gawang dan tidak bisa dihalau kiper Kawin Thammasatchanan.
Gol Boaz tampaknya membakar semangat para pemain Indonesia. Terbukti, tiga menit berselang, Tim Merah Putih menyamakan kedudukan dengan kembali mencetak gol. Gol kedua Indonesia tercipta lewat Lerby Eliandry, juga lewat tandukan.
Upaya demi upaya dilakukan oleh para pemain Indonesia. Berulang kali, serangan dari Andik Vermansyah, Boaz Solossa, dan Stefano Lilipaly hanya berbuah kegagalan.
Pelatih Alfred Riedl kemudian memasukkan Zulham Zamrun dan menarik Lerby Eliandry untuk mendongkrak daya gedor pasukan Garuda.
Namun, Indonesia harus tertinggal lagi. Teerasil Dangda mencetak gol untuk membawa Thailand unggul 3-2. Melepaskan tembakan kencang dari luar kotak penalti usai menerima umpan rekannya, Teerasil kembali sukses mengecoh kiper Kurnia Meiga di menit 79.
Evan Dimas Darmono masuk menggantikan Andik Vermansyah. Tetapi, keberadaan Evan Dimas dan Zulham Zamrun di lapangan tak juga mampu memberikan gol tambahan buat Indonesia.
Yang terjadi, Indonesia kembali kebobolan. Gol ketiga Teerasil Dangda di masa injury time, membuat para pemain Timnas Merah Putih tertunduk lesu.
Berita Terkait
-
Derbi ASEAN di Piala Asia 2027, Herdman Tuntut Timnas Indonesia Tampil Total Lawan Thailand
-
Welber Jardim Segera Gabung Timnas Indonesia U-19 untuk Piala AFF U-19 2026
-
Asnawi Mangkualam Pulih Lebih Cepat dari Cedera ACL, Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF?
-
Erick Thohir Tak Ikut Campur soal Hasil Piala AFF U-19 2026
-
Hasil Drawing Piala AFF U-19 2026, Timnas Indonesia Menghadapi Rival Klasik Vietnam
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Timnas Argentina di Piala Dunia 2026: Daftar Pemain, Statistik, Jadwal Pertandingan
-
Timnas Indonesia Siapkan Senjata Rahasia, Jepang hingga Qatar Bisa Kaget di Piala Asia 2027!
-
4 Fakta Penting Sebulan Jelang Kick Off Piala Dunia 2026
-
Isyarat Ancelotti Jadikan Neymar Jimat Ruang Ganti Brasil di Piala Dunia 2026
-
Sebulan Jelang Piala Dunia 2026, Timnas Paling Dijagokan Juara Berdasarkan Analisa Ahli
-
Kritik Tajam Pep Guardiola Jelang Man City vs Crystal Palace: Saya Sama Sekali Tak Percaya VAR!
-
Marc Guehi Tegaskan Peluang Juara Manchester City Ada di Tangan Sendiri
-
Cristian Chivu Minta Inter Milan Fokus Hadapi Lazio di Final Piala Italia
-
Belum Puas Juara, Hansi Flick Targetkan Barcelona Raih 100 Poin
-
Profil Timnas Ghana: Wakil Afrika yang Nyaris Bikin Sejarah di Piala Dunia