Suara.com - Serangan bom yang terjadi di luar stadion Besiktas, Istanbul terus bertambah. Menteri Luar Negeri Turki Suleyman Soylu mengkonfirmasikan bahwa 29 orang tewas dalam dua serangan di luar stadion Vodafone Arena.
Dua serangan bom terjadi sekitar 90 menit setelah Besiktas mengalahkan Bursaspor 2-1 di Super Lig di Stadion tersebut.
Wakil Perdana Menteri Numan Kurtulmus telah mengonfirmasikan bahwa salah satu serangan adalah dari bom mobil, sedangkan yang kedua adalah aksi seorang yang melakukan bunuh diri.
Saat konferensi pers pada hari Minggu (11/12/2016), Soylu mengumumkan bahwa 27 petugas polisi dan dua warga sipil telah tewas dalam ledakan tersebut dan 166 orang lainnya mengalami luka luka.
Sementara Federasi Sepakbola Turki (TFF) mengutuk serangan, sementara klub Bursaspor telah mengkonfirmasikan bahwa pendukung mereka telah keluar stadion dari lokasi sebelum ledakan.
Sedangkan Besiktas memposting di twitter merespon serangan bom tersebut. ".. Terorisme tidak akan menghancurkan semangat, keberanian dan ketahanan rakyat kami #Besiktas JK." (Scoresway)
Berita Terkait
-
Tinggalkan Arsenal, Leandro Trossard Gabung Besiktas dengan Kontrak 3 Tahun
-
Trossard Tunda Bahas Masa Depan di Arsenal, Besiktas dan Klub Arab Saudi Berminat
-
Diming-imingi Duit Banyak, Romelu Lukaku Pilih Setia dengan Napoli
-
Pengalaman Calon Pelatih Timnas Indonesia Van Bronckhorst di Level Klub, di Mana Paling Bersinar?
-
Giovanni van Bronckhorst Latih Indonesia? Tim Garuda Bakal Alami Nasib seperti Besiktas 2024/2025
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!