Suara.com - Lionel Messi menjadi penyelamat Barcelona dari kekalahan setelah menahan imbang sepuluh pemain Villarrreal. Namun dengan hasil tersebut, Barca gagal untuk mendekati pimpinan klasemen La Liga, Real Madrid.
Bertandang ke Estadio El Madrigal, Barcelona sempat menekan di awal pertandingan. Namun usaha Messi, Andres Iniesta dan juga Luiz Suarez di sekitar menit keempat masih gagal karena dapat diblok pemain lawan.
Meski demikian, tuan rumah Villarreal juga mampu memberikan perlawanan yang ketat. Dua peluang Jonathan dos Santos beberapa kali mengancam gawang kiper Marc-André ter Stegen di babak pertama
Barca juga balik menambah tekanan lewat sundulan Messi yang masih dapat diamankan kiper Sergio Asenjo di menit ke-43. Tendangan Suarez juga berhasil digagalkan Asenjo di akhir babak pertama sehingga skor 0-0.
Di babak kedua, Villarrreal mengambil inisiatif serangan. Pada menit ke-49, Nicola Sansone sudah membuat Villarreal memimpin lewat sepakan kaki kanannya setelah memanfaatkan serangan balik Alexandre Pato
Tertinggal 0-1 membuat Barca balik menekan. Tembakan kaki kiri Suarez masih dapat digagalkan Asenjo. Sedangkan tendangan kaki kiri Neymar juga masih terlalu tinggi di atas gawang tuan rumah.
Pada menit ke-84, Arda Turan lewat sundulannya juga sempat mengancam namun masih tipis berada di samping kiri gawang. Akhirnya Messi kembali menjadi penyelamat Barca dari kekalahan.
La Pulga berhasil menyamakan kedudukan lewat tendangan bebasnya hasil tendangan kaki kirinya ke pojok kiri atas gawang. Dengan gol tersebut pertandingan pun berakhir dengan skor 1-1.
Sebelum wasit membunyikan peluit panjang Villarreal kehilangan satu pemain. Jaume Costa mendapatkan kartu kuning kedua alias kartu merah sebelum pertandingan berakhir imbang 1-1
Namun, hasil imbang tersebut tidak mampu membuat Barca kembali ke posisi kedua klasemen dan mendekati Real Madrid. Barca saat ini mengumpulkan 35 poin kalah satu poin dari Sevilla dan 5 poin di belakang Madrid.
Berita Terkait
-
Skenario Ronaldo vs Messi di Piala Dunia 2026: Final atau Perebutan Juara 3
-
Untuk Pertama Kali Sejak 20 Tahun Lalu, Lionel Messi Harus Rasakan Hal Ini
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina
-
Laga Argentina vs Yordania: Saat Magis Lionel Messi Diuji Tembok Rapat 5 Bek
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Tampang Kapten Tanjung Verde yang Dituduh Pemerkosa Begini Kata FIFA
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Arab Saudi Inginkan Jesus sebagai Juru Selamat
-
Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026, Zico: Kalau Vinicius Cs Kalah Saya Tidak Sedih
-
Lakon Aneh Piala Dunia 2026: Aljazair dan Austria Main Mata untuk Singkirkan Iran?
-
Skenario Ronaldo vs Messi di Piala Dunia 2026: Final atau Perebutan Juara 3
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Tanjung Verde Viralkan Nyanyian 1 Persen
-
Steve Clarke Resmi Mundur usai Skotlandia Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Untuk Pertama Kali Sejak 20 Tahun Lalu, Lionel Messi Harus Rasakan Hal Ini
-
Tua-tua Keladi! Luka Modric Cetak Rekor Fenomenal di Piala Dunia
-
Neymar Hamburkan Rp17 Miliar di Piala Dunia 2026, Beli Jam Mewah di New York