Suara.com - Turnamen pramusim Piala Presiden 2017 akan digelar pada 4 Februari mendatang. Pada ajang tersebut, rencananya PSSI akan menerapkan regulasi baru yang akan digunakan di kompetisi 2017.
Regulasi tersebut berupa pembatasan umur dan pemain asing. Regulasi yang akan diterapkan pada Liga 1 yang sebelumnya bernama Indonesia Super League, kompetisi kasta tertinggi sepak bola di Indonesia.
Dalam regulasinya, PSSI akan membatasi umur bagi para pemain senior di atas 35 tahun hanya dua pemain. Untuk pemain asing, setiap klub hanya diperkenankan menggunakan 2+1 pemain. Artinya, tiga pemain asing yang mewajibkan satu dari benua Asia.
Sementara di Liga 2 yang sebelumnya bernama Divisi Utama yang merupakan ajang kompetisi bagi PSS Sleman dan PSCS Cilacap, PSSI akan menerapkan aturan tanpa pemain asing.
Menyusul perbedaan regulasi itu, PSSI akan melakukan pertemuan lebih lanjut soal aturan Piala Presiden 2017.
"Di Piala Presiden usia mengikuti Liga 1. Pembatasan umur atau pemain asing masih akan dibicarakan dalam manajer meeting," kata Direktur Event PSSI, Erlangga Arya, usai Drawing Piala Presiden 2017, di SCTV Tower, Senayan, Selasa (24/1/2017).
Piala Presiden 2017 akan digelar di lima kota. Bandung, Malang, Madura, Sleman, dan Bali diplot oleh PSSI sebagai venue pertandingan babak penyisihan grup.
"Delapan besar dan semifinal akan diterapkan home dan away. Untuk final dan semifinal akan kami beritahu selanjutnya," tambah Erlangga.
Berita Terkait
-
Erick Thohir Ungkap Alasan Kuat di Balik Dukungan ke Infantino Komersialkan Piala Dunia
-
UEFA Tolak FIFA Jual Saham Piala Dunia, PSSI Dukung Penuh: Indonesia Butuh Duit
-
FIFA vs UEFA: Infantino Dituduh 'Suap' Rp598 M ke 211 Federasi, Termasuk PSSI?
-
Here We Go! Erick Thohir Spill Indonesia Jadi Tuan Rumah Turnamen Bergengsi FIFA, Apa Itu?
-
Nasib Justin Hubner di Piala AFF 2026 Tergantung Bursa Transfer, Bakal Gabung Persib?
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan