Suara.com - Manajer Arsenal, Arsene Wenger, diskors empat pertandingan oleh Federasi Sepakbola Inggris (FA). Sanksi ini dijatuhkan setelah Wenger mengakui melakukan kesalahan dengan mendorong ofisial keempat pertandingan.
Peristiwa itu terjadi saat Arsenal menumbangkan Burnley, 2-1, dalam lanjutan Liga Inggris di Emirates Stadium, Minggu (22/1/2017) lalu.
Wenger didakwa FA pada Senin lalu setelah diusir ke tribun penonton oleh wasit karena dituding berkata kasar atau melecehkan terhadap ofisial keempat, Anthony Taylor, setelah penalti Burnley diberikan hadiah penalti di masa injury time.
"Ini melampaui batas menyusul dikeluarkannya dia dari area teknik, sikapnya di area tunnel dan melakukan kontak fisik dengan ofisial keempat berpuncak pada sikap tidak pantas," kata FA pada pernyataannya pada, Jumat (27/1/2017).
"Sang manajer Arsenal, yang juga didenda 25.000 pound (sekitar Rp419 juta), mengakui dakwaan itu dan meminta persidangan pribadi yang berlangsung di depan Komisi Regulator Independen pada hari (Jumat) ini," lanjut pihak FA.
Wenger bereaksi penuh kemarahan setelah Burnley mendapat penalti pada menit ke-93 di Stadion Emirates, yang mampu dikonversi sang lawan untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Dia diusir ke tribun penonton oleh wasit Jon Moss, namun berdiri di depan pintu masuk tunnel dan menolak untuk bergerak ketika dia berusaha untuk menyaksikan sisa pertandingan.
Taylot terlihat berusaha membujuk Wenger untuk pindah, namun pria asal Prancis itu justru malah mendorongnya.
Arsenal mengamankan kemenangan pada akhir pertandingan ketika mereka mendapat hadiah penalti, yang sukses dikonversi Alexis Sanchez.
Baca Juga: Disinggung "Twitwar-nya" dengan Netizen, Begini Reaksi Prisia
Wenger tidak diperbolehkan mendampingi Arsenal saat berhadapan dengan Southampton di putaran keempat Piala FA pada, Sabtu (28/1/2017), sebelum mereka menjamu Watford di Liga Inggris tiga hari berselang.
Pertandingan-pertandingan lain di mana Wenger akan absen adalah saat melawan Chelsea pada 4 Februari dan saat menjamu Hull City sepekan kemudian.
Dia baru akan kembali ke bangku kepelatihan seandainya Arsenal mencapai putaran kelima Piala FA, atau saat melawat ke markas Liverpool di Liga Inggris pada 4 Maret. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Nafsu Besar Bos AC Milan, Ingin Mengembalikan Kejayaan Serie A seperti Era 90-an
-
Manchester United Ditahan Imbang Bournemouth, Bruno Fernandes Ngamuk-ngamuk Salahkan VAR
-
Jelang FIFA Series 2026, Pelatih Bulgaria Sindir Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
-
Usai Lebaran 2026, Nonton Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Ini Jadwal Lengkapnya
-
John Herdman Bersih-Bersih! 17 Pemain Dicoret dari Timnas Indonesia
-
Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Paspor Pemain Keturunan Indonesia di Eredivisie Jadi Skandal, Status Maarten Paes Disorot
-
Cedera Tak Kunjung Sembuh, Musim Ini Telah Berakhir Buat Matthijs de Ligt?
-
Bintang Persib Tercoret, Ini Skuad Final Timnas Indonesia di FIFA Series 2026