Suara.com - Manajer Liverpool Jurgen Klopp bertanggung jawab atas tersingkir skuatnya di Piala FA. Klopp pun mengakui bahwa performa skuatnya sudah buruk sejak awal.
Liverpool secara mengejutkan harus tersingkir di Piala FA. The Reds ditaklukkan oleh klub Championship Wolverhampton Wanderers 1-2 di Anfield, Sabtu (28/1/2017) malam.
Gol Wolves dicetak oleh Richard Stearman dan Andreas Weimann. Sedangkan satu gol balasan Liverpool dicetak oleh Divock Origi. Manajer Jurgen Klopp memang mengubah sembilan di line upnya.
Manajer asal Jerman ini pun bertanggung jawab atas kekalahan skuatnya. "Kami bermain dalam kinerja yang sangat buruk, kami memulai dengan buruk buruk dan tidak bisa memperbaiki," kata Klopp seperti dilansir BT Sport.
"Tidak ada banyak hal yang baik untuk dikatakan. Sulit untuk menjelaskan kerugian ini. Awal memberi mereka kepercayaan diri. Kami tidak siap. Kami memberikan bola itu dan membuat pelanggaran yang mengarah ke gawang."
"Kami mencoba, tapi tidak cukup baik di babak pertama. Babak kedua lebih baik, tapi tidak cukup. Saya yang bertanggung jawab, bukan pemain muda," ujarnya.
"Anda belajar banyak tentang pemain dalam laga seperti ini, tapi saya bertanggung jawab. Kami akan melihat berapa banyak ini mempengaruhi kami. Masalah kami adalah jelas, kami membuatnya sendiri."
"Tapi kita tidak boleh lupa Wolves melakukan dengan sangat baik. Mereka bertahan dengan baik dan melakukannya dengan baik pada serangan balik. Tapi kami tidak cukup baik," tukas Klopp. (Scoresway)
Berita Terkait
-
Liverpool Pertimbangkan Maghnes Akliouche sebagai Alternatif Lebih Murah untuk Bradley Barcola
-
Andoni Iraola Tebar Janji untuk Liverpool: Main Menyerangn dengan Intensitas Tinggi
-
Jurgen Klopp Semakin Dekat Latih Timnas Jerman, Ini Sederet Prestasinya
-
DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman
-
Jurgen Klopp Buka Peluang Latih Timnas Jerman
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian