Suara.com - Jose Mourinho tuntaskan ambisi membawa Manchester United kembali ke jalur kemenangan saat bertandang ke markas juara bertahan Liga Inggris Leicester City, Minggu (5/2/2017).
Bermain di King Power Stadium, Mourinho membawa pasukan Setan Merah menang tiga gol tanpa balas. Kemenangan ini membuat MU menghentikan catatan seri di tiga laga beruntun sebelumnya.
Tak hanya itu, hasil positif ini membawa MU belum terkalahkan di 15 laga terakhir Liga Inggris. Terakhir kali Zlatan Ibrahimovic dan kawan-kawan kalah di Liga Inggris, yakni dari Chelsea, 0-4, 23 Oktober 2016.
Jalannya Pertandingan
Sementara itu, meski bermain di kandang lawan, namun MU mampu mendominasi jalannya pertandingan. Berdasarkan info statistik, MU mencatatkan 66 persen penguasaan bola berbanding 34 persen milik Leicester.
Gol pembuka MU sendiri dicetak Henrikh Mkhitaryan pada menit ke-42. Gol ini merupakan yang ketiga bagi mantan pemain Borussia Dortmund itu di ajang Liga Inggris.
Mkhitaryan membobol gawang Leicester yang dikawal Kasper Schmeichel memanfaatkan assist dari Chris Smalling. Pemain Armenia ini melakukan solo run ke jantung pertahanan The Foxes sebelum menaklukkan Schmeichel.
MU tak butuh waktu lama untuk menambah keunggulan. Tepatnya di menit ke-44, Ibrahimovic membuat publik Leicester hanya bisa terpana menyaksikan tim kesayangan mereka dengan cepatnya kembali tertinggal.
Gol berawal dari umpan mendatar Antonio Valencia dari sisi kanan. Ibra, sapaan akrab Ibrahimovic, yang berdiri bebas melesakkan tendangan mendatar yang tak mampu diantisipasi Schmeichel.
Keunggulan 2-0 bagi MU bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya babak pertama.
Baca Juga: Gus Sholah: Persatuan Bangsa Saat Ini Memprihatinkan
Di babak kedua, MU yang sudah unggul secara mental, tak mengendurkan tekanan. Hasilnya, empat menit babak kedua dimulai, Juan Mata membawa Setan Merah menjauhkan keunggulan.
Proses terciptanya gol Mata berawal dari assist Mkhitaryan. Pemain berusia 28 tahun ini mengirim umpan terobosan ke arah Mata yang lepas dari perangkap offside.
Dengan mudahnya, winger asal Spanyol ini menceploskan bola dan memaksa Schmeichel memungut bola untuk ketiga kalinya dari gawangnya.
Hasil ini membuat MU menempel ketat Liverpool yang berada di peringkat kelima dengan 46 poin. Mereka hanya terpaut satu poin dari salah satu seteru beratnya di kompetisi domestik tersebut.
Tipisnya perbedaan poin ini tak lepas dari kekalahan Liverpool, sehari sebelumnya, dari Hull City, 0-2.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?