Suara.com - Salah satu klub favorit juara Liga Europa musim ini, AS Roma, terancam gagal lolos ke perempat final. Kondisi ini menyusul kekalahan 2-4 dari tuan rumah Olympique Lyon di leg pertama 16 Besar, Kamis (9/3/2017) atau Jumat dini hari WIB.
Meski leg kedua akan dimainkan di kandang sendiri, Stadio Olimpico, 16 Maret mendatang, namun Roma butuh menang minimal dua gol tanpa balas untuk bisa meraih tiket 8 Besar.
Sementara bagi Lyon, kemenangan ini jadi yang pertama lagi untuk mereka atas tim dari Italia setelah terakhir diraih pada tahun 2009 lalu.
Jalannya Pertandingan
Tuan rumah langsung unggul cepat di menit kedelapan berkat usaha Mouctar Diakhaby. Tertinggal, Roma pun berusaha bangkit, dan hasilnya di menit ke-20 berhasil menyamakan kedudukan.
Gol ini berawal dari kesempatan striker Roma, Mohamed Salah, yang memanfaatkan kesalahan Diakhaby. Bomber asal Mesir itu pun melakukan solo run ke jantung pertahanan Lyon sebelum melesakkan menjebol gawang yang dijaga Anthony Lopes.
Tim asal ibu kota Italia ini lantas membalikkan keunggulan 13 menit kemudian. Adalah Federico Fazio yang membawa Roma balik unggul berkat sundulannya memanfaatkan umpan Daniele De Rossi dari sisi kanan. Kedudukan 2-1 untuk Roma bertahan hingga babak pertama berakhir.
Dua menit babak kedua baru dimulai, Lyon menyamakan kedudukan lewat tendangan keras Corentin Tolisso, sebelum Nabil Fekir membuat tuan rumah unggul 3-2 di menit ke-74.
Alexandre Lacazette melengkapi kemenangan Lyon berkat golnya di masa injury time usai mendapat asisst dari Mathieu Valbuena.
Kemenangan ini jadi modal positif bagi Lyon untuk tandang ke Roma pekan depan. Mereka hanya butuh minimal kalah 0-1 untuk bisa lolos ke perempat final.
Baca Juga: Sempat Unggul, MU Harus Puas Ditahan Imbang Rostov
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Detik-detik Pelatih Inter Milan Ngamuk ke Jurnalis Gegara Ditanya Soal Ini
-
Bruno Fernandes di Ambang Pecahkan Rekor 24 Tahun Ryan Giggs di Manchester United
-
Catatan Tak Masuk Akal Pemain Keturunan Milik Akademi Barcelona, Cetak 145 Gol dari 52 Laga
-
Kurniawan Dwi Yulianto Mulai Bergerak, Timnas Indonesia U-17 Mulai Cari-cari Pemain
-
Berkat Persib dan Dewa United, Ranking Liga Indonesia Melesat Tajam
-
Jalani Salat Tarawih di Austria, Rekan Jay Idzes Dapat Doa Spesial dari Umat Muslim
-
Media Brasil Bongkar Rahasia Eks Real Madrid yang Baru Mualaf, Dituding Jalin Hubungan Terlarang
-
Jalanan Kota Meksiko Jadi Arena Peperangan, FIFA Bakal Cabut Status Tuan Rumah Piala Dunia 2026?
-
Kurniawan Dwi Yulianto Pimpin Seleksi Perdana 42 Pemain Timnas Indonesia U-17
-
Kisah Spiritual Frederic Kanoute Mesin Gol Sevilla: Mualaf dan Jadi Penyelamat Masjid