Suara.com - Manajer Arsenal Arsene Wenger buka suara menyusul kekalahan tak terduga timnya di kandang Palace. Meski harus menghadapi kenyataan menelan kekalahan keempat berturut-turut dalam laga tandang, Wenger yakin dirinya masih diinginkan para pemainnya.
Seperti diketahui, Arsenal kalah telak 3-0 berkat gol-gol yang diciptakan Andros Townsend, Yohan Cabaye, dan Luka Milivojevic di Selhurst Park, Selasa (11/4/2017) dini hari. Tak pelak, para suporter The Gunners yang memadati stadion kebanggaan Palace tersebut berteriak meminta Wenger mundur dari kursi manajer.
Seolah tak mau dibuat pusing oleh tekanan yang ada, Wenger merasa percaya bahwa para pemainnya masih mendukungnya.
“Saya pikir para pemain tidak menginginkan hal itu (saya mundur), namun kami kalah dalam pertandingan-pertandingan yang menentukan dan demikianlah laga diputuskan pada tingkat ini,” kata Wenger.
Kendati demikian, Wenger juga tidak menutup mata atas kekecewaan yang jelas-jelas dirasakan para pecinta The Gunners.
“Saya memahami para fans kecewa dan kami begitu pula dengan kami malam ini. Kami kalah dan ini amat mengkhawatirkan dan mengecewakan,” ujar manajer asal Prancis itu.
Wenger mengaku skuatnya sudah mempersiapkan diri dengan baik. Semua terjadi di luar dugaan.
“Kami sudah mempersiapkan dan semua juga sudah mempersiapkan diri. Sulit menjelaskan laga ini,” kata Wenger.
“Ini merugikan tentu saja. Ini amat sulit bagi kami. Konsekuensinya kami kehilangan peluang masuk empat besar. Kami ada di posisi sulit,” sambungnya.
Hingga kini, belum ada kejelasan status Wenger di Emirates Stadium. Tetapi Wenger enggan berandai-andai terlalu jauh. Ia pun yakin, ketidakjelasan statusnya tidak akan mempengaruhi para pemain.
“Saya tidak ingin membicarakan itu. Saat ini saya lebih mempedulikan fakta bahwa kami dapat hasil mengecewakan,” kata Wenger.
“Setiap kekalahan membuat cemas. Saya memimpin lebih dari 1.100 laga untuk Arsenal dan kami tidak terbiasa dengan hal ini,” ujarnya lagi.
“Saya kecewa dan berniat memperbaiki semuanya kembali. Malam ini bukan saya yang patut dicemaskan, melainkan fakta bahwa kita kalah dalam laga besar,” tutup Wenger. (AFP)
Tag
Berita Terkait
-
Angkat Gelas Wine Arsene Wenger Terharu Arsenal Juara tapi Langsung Kasih Warning
-
Arsenal ke Final Liga Champions, Wenger Bungkam Kritik soal Selebrasi Arteta
-
Pep Guardiola Cetak Sejarah usai Man City Gilas Galatasaray, Apa Itu?
-
Arsene Wenger Sebut Dua Pemain Ini Jadi Biang Kerok Kekalahan Arsenal
-
Bukan Inggris atau Argentina, Ini Juara Piala Dunia 2026 Prediksi Arsene Wenger
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa
-
Posisi Cermin di Kamar Tidur Baiknya di Mana? Ini Penjelasan Ahli Interior dan Feng Shui
-
4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
-
Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang