- Arsenal melaju ke final Liga Champions setelah mengalahkan Atletico Madrid dengan skor agregat 2-1 di Emirates Stadium.
- Arsene Wenger membela selebrasi pemain Arsenal dan memuji kedisiplinan taktik tim asuhan Mikel Arteta dalam pertandingan tersebut.
- Keberhasilan ini menjadi capaian besar bagi Arsenal yang kini juga sedang berjuang memperebutkan gelar juara Liga Inggris.
Suara.com - Legenda Arsenal, Arsene Wenger buka suara soal mantan klubnya yang sukses melaju ke final Liga Champions setelah menyingkirkan Atletico Madrid.
Arsenal memastikan tiket ke final setelah menang agregat 2-1 atas Atletico Madrid. Setelah bermain imbang 1-1 di leg pertama, gol tunggal Bukayo Saka di Emirates Stadium dinihari tadi.
Selepas peluit panjang berbunyi, para pemain Arsenal larut dalam euforia bersama suporter.
Selebrasi tersebut sempat menuai kritik dari sejumlah rival, termasuk legenda Manchester United, Wayne Rooney, yang menilai perayaan itu berlebihan karena Arsenal belum memenangkan trofi.
Menanggapi kritik itu, Wenger menilai perayaan Arsenal sepenuhnya wajar.
Menurut mantan pelatih asal Prancis tersebut, para pemain dan fans pantas menikmati momen bersejarah itu.
“Selebrasi itu pantas dan kebahagiaan itu normal, sangat normal,” kata Wenger kepada beIN SPORTS.
“Tapi langkah berikutnya adalah pergi ke final dan memenangkannya.”
Wenger juga memuji performa disiplin Arsenal saat menahan agresivitas Atletico sepanjang laga.
Baca Juga: Berapa Kali Arsenal Pernah Lolos ke Final Liga Champions?
Wenger menilai The Gunners tampil lebih solid dan layak menang atas tim asuhan Diego Simeone.
“Arsenal menginginkannya lebih dari Atletico dan mereka lebih menentukan dalam duel-duel penting. Mereka menunjukkan betapa kuatnya lini pertahanan mereka,” ujarnya.
Sementara itu, Arteta menyebut kemenangan tersebut sebagai malam luar biasa bagi seluruh elemen klub.
Arteta menegaskan keberhasilan lolos ke final menjadi buah dari kerja keras panjang skuad Arsenal dalam beberapa musim terakhir.
“Ini malam yang luar biasa. Melihat kebahagiaan dan kebanggaan di wajah para suporter sungguh indah,” kata Arteta.
Sebelum menatap final Liga Champions pada 30 Mei di Budapest, Arsenal masih harus menyelesaikan perburuan gelar Liga Inggris.
Berita Terkait
-
Berapa Kali Arsenal Pernah Lolos ke Final Liga Champions?
-
Mikel Arteta Sebut Lolos ke Final Liga Champions sebagai Malam Terbaik dalam Kariernya
-
Declan Rice Semringah usai Bawa Arsenal ke Final Liga Champions, Kirim Pesan untuk Suporter
-
Penantian 20 Tahun, Mikel Arteta: Kami Kembali ke Final Liga Champions
-
3 Fakta Menarik usai Arsenal Lolos ke Final Liga Champions, Penantian 20 Tahun
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bangkit dari Cedera Parah, Pemain Parma Siap Bawa Jepang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Umuh Muchtar Sebut Laga Persija vs Persib Bandung Lebih dari Final
-
Persib Bandung Hormati Keputusan Venue Laga Kontra Persija Dipindah ke Samarinda
-
Hadiah Juara 3 Kali Lebih Besar dari Piala AFF, Timnas Indonesia Wajib Incar Trofi FIFA ASEAN Cup
-
Casemiro Nilai Michael Carrick Layak Jadi Pelatih Permanen Manchester United
-
AS Monaco Ingin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
-
Legowo, Jonathan Tah Akui PSG Layak ke Final Liga Champions
-
Dikaitkan dengan Chelsea, Felipe Luis Mulai Urus Lisensi UEFA Pro
-
Bayern Munich Tersingkir, Vincent Kompany Murka dengan Keputusan Wasit
-
Vincent Kompany Sebut Wasit Berpihak ke PSG: Seharusnya Ada Penalti dan Kartu Merah