Suara.com - Menang 3-0 di leg pertama, peluang Juventus untuk melaju ke babak semifinal Liga Champions musim ini terbuka lebar. Untuk tampil di babak empat besar, di leg kedua, maksimal Bianconeri harus memetik hasil imbang.
Namun, unggul agregat tiga gol, Juve tetap harus waspada dan mengingat peristiwa memilukan yang dialami Paris Saint Germain, PSG, di babak 16 besar. Seperti diketahui, di leg pertama di Parc des Princes PSG menang telak 4-0. Akan tetapi PSG tersingkir setelah di leg kedua di Camp Nou Barcelona menang telak 6-1.
Apa yang terjadi pada PSG, bukan tidak mungkin akan menimpa Juventus. Oleh karenanya, di leg kedua Bianconeri pantang bermain bertahan dan tetap harus menyerang.
Hal itu dilontarkan mantan punggawa Barcelona yang kini bermarkas di Turin, Dani Alves. "Saya pikir anda tidak bisa bermain bertahan di Camp Nou untuk mempertahankan hasil ini."
"Anda harus bermain menyerang dan mencetak gol. Buat semuanya sulit bagi Barcelona dan berusaha untuk mengalahkan mereka," jelas pemain asal Brasil.
"Barcelona adalah lawan yang tangguh dan kami harus waspada karena sudah terjadi sesuatu di Camp Nou. Camp Nou adalah stadion besar dan kami akan menderita. Tapi kami akan mencetak gol dan menang," sambungnya. (Soccerway)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Kendaraan Kustom Makin Marak di Jogja, Legalitas Masih Jadi PR Besar
-
Setelah 4 Tahun Terendam, Jalan Cipayung-Pasir Putih Akhirnya Dibuka Lagi
-
Tenaga Penjualan Jadi Kunci Penguatan Industri Asuransi Jiwa
-
Gamelan Makin Digandrungi di Amerika, Pakualaman Beri Peringatan Keras ke Warga Lokal
-
OSL Indonesia Bidik Peluang Tokenisasi Aset di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Digital
-
3 Rekomendasi Bedak Emina untuk Remaja dan Anak Sekolah, Ringan Bikin Wajah Fresh
-
Transaksi Saham BEI Makin Ramai, IHSG Naik 1,93 Persen Sepekan
-
Penggerebekan di Lawang: Polisi Temukan Ribuan Ekstasi Tersembunyi dalam Boneka
-
Gempa Flores M 7,7, Bantuan Logistik Mulai Dikirim untuk Warga Terdampak
-
Benteng Terakhir Sukorahayu: Saat Petani Ikhlas Kehilangan Sawah Demi Damai dengan Gajah