Suara.com - Luis Enrique pasrah dengan kegagalan Barcelona ke semifinal Liga Champions. Entrenador (pelatih--red) Barcelona itu menuding, kekalahan 0-3 pada leg pertama di kandang Juventus, 11 April 2017, jadi penyebab utamanya.
Pada leg kedua yang berlangsung di Camp Nou, Rabu (19/4/2017) atau Kamis dini hari WIB, Lionel Messi cs ditahan imbang tanpa gol. Alhasil, Juventus berhak ke semifinal dengan keunggulan agregat 3-0.
Enrique menilai, anak asuhnya tidak bermain cukup baik untuk meraih kemenangan pada leg kedua. Dia juga mengatakan, selalu sulit untuk mengulang penampilan luar biasa seperti saat melawan Paris Saint-Germain di 16 Besar.
Ketika itu, Los Azulgrana takluk 0-4 dari PSG di leg pertama. Namun, secara luar biasa mereka lolos ke perempat final usai membekuk PSG 6-1 pada leg kedua di Camp Nou.
"Saya tidak bisa mendefinisikan kiprah kami di Liga Champions dalam satu kata," kata Enrique usai pertandingan.
"Hasil buruk leg pertama di Turin telah membuat kami tersingkir dari Liga Champions. Saya akan mengingat selalu kenangan pertandingan di Turin," lanjut Enrique.
Terkait kemungkinan peluang Juventus menjuarai Liga Champions untuk pertama kalinya lagi setelah terakhir di musim 1995/96, Enrique menyebut hal itu sangat mungkin.
Namun, Enrique juga berpendapat, peluang tiga tim lainnya yang lolos ke semifinal--Real Madrid, AS Monaco, dan Atletico Madrid--juga sama besarnya untuk menggondol pulang trofi "Si Kuping Besar" tersebut.
"Ini adalah laga yang bagus antara dua tim luar biasa--Barcelona dan Juventus. Saya angkat topi buat Juventus," ujar Enrique.
Baca Juga: Tunggal Putra Tersisih, Indonesia Sisakan Lima Wakil
"Mampukah Juventus ke final? Mereka punya pelatih dan pemain luar biasa, dan memiliki segalanya untuk memenangkan Liga Champions. Meski begitu, tim lain yang melaju ke semifinal juga memiliki peluang yang sama," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?
-
Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong
-
Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026
-
Orleans Masters 2026: Tumbang dari Unggulan, Ubed Akui Petik Pelajaran Berharga
-
Penyerang Galatasaray Jalani Operasi usai Nabrak Papan Iklan di Anfield
-
Thibaut Courtois Alami Cedera Otot Paha, Harus Absen 1,5 Bulan
-
Jadwal Perempat Final Liga Europa 2025/26, Inggris Punya Dua Wakil