- Pelatih Graham Arnold menilai Timnas Indonesia dirugikan oleh keputusan AFC terkait penunjukan tuan rumah babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
- AFC menetapkan Arab Saudi dan Qatar sebagai tuan rumah pertandingan, meskipun penunjukan tersebut dianggap tidak sesuai peringkat FIFA Irak.
- Jadwal pertandingan yang padat dan singkat merugikan persiapan Timnas Indonesia saat harus menghadapi Arab Saudi serta Irak pada Oktober 2025.
Suara.com - Pelatih Timnas Irak, Graham Arnold menilai Timnas Indonesia tidak mendapatkan perlakuan yang adil pada babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Juru taktik asal Australia itumenyoroti faktor lokasi pertandingan hingga jadwal yang dinilai merugikan skuad Garuda.
Awalnya AFC menetapkan bahwa fase playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia akan digelar di venue netral.
Namun, keputusan tersebut berubah jelang pelaksanaan, dengan penunjukan Qatar dan Arab Saudi sebagai tuan rumah.
“Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) telah mengonfirmasi Asosiasi Sepak Bola Qatar dan Federasi Sepak Bola Arab Saudi sebagai Asosiasi Anggota Tuan Rumah untuk Playoff Kualifikasi Asia AFC (babak keempat) yang akan datang,” bunyi keterangan resmi dari AFC.
Penunjukan Arab Saudi pun memunculkan tanda tanya. Pasalnya, saat pengumuman tuan rumah pada Juni 2025, peringkat FIFA Irak masih berada di atas Arab Saudi.
Dari sisi persiapan, Timnas Indonesia juga berada dalam posisi kurang ideal.
Skuad yang dipimpin Jay Idzes baru tiba di Arab Saudi pada Selasa, 7 Oktober 2025.
Sehari setelahnya, mereka langsung menjalani laga perdana Grup B melawan tuan rumah Arab Saudi dan harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 2-3.
Baca Juga: Profil Timnas Iran: Misi Team Melli Hancurkan Tembok Fase Grup dan Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026
Tak lama berselang, tepatnya pada 11 Oktober 2025, Timnas Indonesia kembali turun bertanding menghadapi Irak di laga kedua. Hasilnya tim Merah Putih kembali menelan kekalahan tipis 0-1.
Sementara itu, Arab Saudi baru memainkan pertandingan keduanya melawan Irak pada 14 Oktober 2025.
Arnold pun secara terbuka mengkritik situasi yang tidak menguntungkan bagi Timnas Indonesia.
“Jujur, saya merasa playoff (babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia) itu tidak adil. Terutama dengan apa yang terjadi dengan Timnas Indonesia," ucap Graham Arnold dikutip dari YouTube The Howie Games, Selasa (5/5/2026).
"Pada awal kualifikasi, kami diberitahu bahwa playoff akan diadakan di tempat netral. Namun, ketika undian dilakukan, semuanya berubah,” imbuhnya.
Ia juga menyoroti keputusan tuan rumah yang dinilai tidak selaras dengan peringkat FIFA.
Berita Terkait
-
Profil Tuan Rumah Piala Dunia 2026: Amerika Serikat - Jadi Jantung Turnamen Sepak Bola Dunia
-
Daftar Rekor Piala Dunia 2026 yang Berpotensi Dipecahkan Lionel Messi dan Ronaldo di Amerika
-
Profil Timnas Portugal: Transformasi Selecao das Quinas, Kekuatan Menakutkan di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Prancis: Menanti Sihir Kylian Mbappe untuk Membawa Trofi Emas Pulang
-
Tanpa Imigran, Prancis Bukan Apa-Apa? Fakta di Balik Kejayaan Les Bleus di Piala Dunia
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Diwarnai Kontroversi, David Beckham Sebut Atletico Madrid Seharusnya Dapat Penalti Lawan Arsenal
-
Siapa Keanu Sanjaya? Pahlawan Timnas Indonesia U-17 yang Pernah Cicipi Latihan di Klub Spanyol
-
Respons Vincent Kompany Usai Mikel Arteta Sindir Soal Jadwal Liga
-
Arsenal ke Final Liga Champions, Wenger Bungkam Kritik soal Selebrasi Arteta
-
Berapa Kali Arsenal Pernah Lolos ke Final Liga Champions?
-
Buka Suara soal Dugaan Rasisme, Henry Doumbia: Saya Yakin dengan Apa yang Saya Dengar
-
Athletic Club Resmi Tunjuk Edin Terzic sebagai Pelatih Baru
-
Phil Foden akan Perpanjang Kontrak di Manchester City hingga 2030
-
Mikel Arteta Sebut Lolos ke Final Liga Champions sebagai Malam Terbaik dalam Kariernya
-
Declan Rice Semringah usai Bawa Arsenal ke Final Liga Champions, Kirim Pesan untuk Suporter