Bola / Bola Dunia
Selasa, 05 Mei 2026 | 14:06 WIB
Timnas Indonesia disebut pelatih Irak, Graham Arnold sebagai tim paling dirugikan di round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026. (pssi.org)
Baca 10 detik
  • Pelatih Graham Arnold menilai Timnas Indonesia dirugikan oleh keputusan AFC terkait penunjukan tuan rumah babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
  • AFC menetapkan Arab Saudi dan Qatar sebagai tuan rumah pertandingan, meskipun penunjukan tersebut dianggap tidak sesuai peringkat FIFA Irak.
  • Jadwal pertandingan yang padat dan singkat merugikan persiapan Timnas Indonesia saat harus menghadapi Arab Saudi serta Irak pada Oktober 2025.

Suara.com - Pelatih Timnas Irak, Graham Arnold menilai Timnas Indonesia tidak mendapatkan perlakuan yang adil pada babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Juru taktik asal Australia itumenyoroti faktor lokasi pertandingan hingga jadwal yang dinilai merugikan skuad Garuda.

Awalnya AFC menetapkan bahwa fase playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia akan digelar di venue netral.

Namun, keputusan tersebut berubah jelang pelaksanaan, dengan penunjukan Qatar dan Arab Saudi sebagai tuan rumah.

“Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) telah mengonfirmasi Asosiasi Sepak Bola Qatar dan Federasi Sepak Bola Arab Saudi sebagai Asosiasi Anggota Tuan Rumah untuk Playoff Kualifikasi Asia AFC (babak keempat) yang akan datang,” bunyi keterangan resmi dari AFC.

Penunjukan Arab Saudi pun memunculkan tanda tanya. Pasalnya, saat pengumuman tuan rumah pada Juni 2025, peringkat FIFA Irak masih berada di atas Arab Saudi.

Dari sisi persiapan, Timnas Indonesia juga berada dalam posisi kurang ideal.

Graham Arnold sebut Timnas Indonesia paling dirugikan di round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Dok. Irak FA)

Skuad yang dipimpin Jay Idzes baru tiba di Arab Saudi pada Selasa, 7 Oktober 2025.

Sehari setelahnya, mereka langsung menjalani laga perdana Grup B melawan tuan rumah Arab Saudi dan harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 2-3.

Baca Juga: Profil Timnas Iran: Misi Team Melli Hancurkan Tembok Fase Grup dan Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026

Tak lama berselang, tepatnya pada 11 Oktober 2025, Timnas Indonesia kembali turun bertanding menghadapi Irak di laga kedua. Hasilnya tim Merah Putih kembali menelan kekalahan tipis 0-1.

Sementara itu, Arab Saudi baru memainkan pertandingan keduanya melawan Irak pada 14 Oktober 2025.

Arnold pun secara terbuka mengkritik situasi yang tidak menguntungkan bagi Timnas Indonesia.

“Jujur, saya merasa playoff (babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia) itu tidak adil. Terutama dengan apa yang terjadi dengan Timnas Indonesia," ucap Graham Arnold dikutip dari YouTube The Howie Games, Selasa (5/5/2026).

"Pada awal kualifikasi, kami diberitahu bahwa playoff akan diadakan di tempat netral. Namun, ketika undian dilakukan, semuanya berubah,” imbuhnya.

Ia juga menyoroti keputusan tuan rumah yang dinilai tidak selaras dengan peringkat FIFA.

Load More