Suara.com - Tiga pasangan ganda campuran Indonesia sukses melangkah ke babak kedua turnamen Cina Masters Grand Prix Gold 2017 di Changzhou, Cina. Pasangan Yantoni Edy Saputra/Marsheilla Gischa Islami lebih dulu melaju dengan mengalahkan wakil Taiwan, Liu Wei Chan/Cheng Yu Chieh, dalam permainan straight game, 22-20, 21-18.
Langkah Yantoni/Gischa kemudian disusul senior mereka, Hafiz Faisal/Shela Devi Aulia. Hafiz/Shela yang merupakan unggulan kedua di ajang ini juga memulangkan pasangan asal Taiwan, Yang Po-Hsuan/Wen Hao Yun, juga dengan dua game langsung, 21-17, 21-19.
Sementara pasangan Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja mendapat bye dan langsung ke babak kedua, karena calon lawan Edi/Gloria yang tadinya ada di babak kualifikasi, mendapat promosi langsung ke babak utama.
"Kami agak grogi di lapangan karena angin lumayan kencang, tapi tadi coba yang terbaik saja. Kami mencoba menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan, lampu di lapangan juga sedikit silau dan shuttlecock yang dipakai berat. Tapi kalau sudah dapat feelingnya sudah enak kok,” kata Gischa dalam keterangan tertulis kepada Suara.com, Kamis (20/4/2017).
"Di babak kedua, kami coba main maksimal saja, tidak ada strategi khusus yang penting saya harus menjaga komunikasi dengan partner di lapangan,” kata Yantoni yang bersama Gischa akan ditantang unggulan pertama, Zhang Nan/Li Yinhui (Cina), hari ini.
Sementara itu, kabar kurang menggembirakan datang dari nomor tunggal putra dimana satu-satunya wakil tersisa yaitu Firman Abdul Kholik, juga mesti angkat koper usai dikalahkan Lin Chia Hsuan (Taiwan), dengan skor 17-21, 21-14, 19-21.
Di nomor ganda putra, dua wakil Merah Putih terhenti di babak pertama. Mereka adalah Sabar Karyaman Gautama/Frengky Wijaya Putra yang ditaklukkan Lin Shang Kai/Yang Po-Hsuan (Taiwan), dengan skor 18-21, 18-21.
Sedangkan, Kenas Adi Haryanto/Moh Reza Pahlevi Isfahani pun harus mengakui ketangguhan unggulan keempat asal Cina, Liu Cheng/Zhang Nan, dengan skor 15-21, 18-21.
Sementara, wakil Indonesia lainnya yang turut lolos adalah pasangan ganda putra Berry Angriawan/Hardianto dan Tiara Rosalia Nuraidah/Rizki Amelia Pradipta di ganda putri.
Baca Juga: Jelang Pembacaan Tuntutan, Kuasa Hukum Ahok: Kita Siap Mental
Berikut jadwal pertandingan wakil Indonesia di Babak Kedua, Kamis (20/4/2017):
Ganda Putra
- Berry Angriawan/Hardianto [6/Indonesia) vs Liao Min Chun/Su Cheng Heng (Taiwan)
Ganda Putri
- Tiara Rosalia Nuraidah/Rizki Amelia Pradipta (2/Indonesia) vs Chen Hsiao Huan/Liang Ting Yu (Taiwan)
Ganda Campuran
- Yantoni Edy Saputra/Marsheilla Gischa Islami (Indonesia) vs Zhang Nan/Li Yinhui (1/Cina)
Berita Terkait
-
Bukukan Hattrick Dalam Sebulan, Kevin/Marcus Terima Penghargaan
-
Lolos ke Babak Kedua Cina Masters, Firman Ditunggu Wakil Taiwan
-
Ganda Putra Gagal Bawa Gelar, Pelatih: Sudah Sesuai Harapan
-
Singkirkan Rangking 2 Dunia, Jonatan Christie Wujudkan Misi
-
Anggia/Ketut Kalah, Indonesia Tak Sisakan Wakil di Ganda Putri
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh
-
Dobrak Kemacetan Jakarta-Banten, Jalur MRT Bakal Tembus Sampai Balaraja
-
Pakar Soal Kasus Chromebook: Bukti Kejagung Bisa Gugurkan Dalih Niat Baik Nadiem Makarim
-
Benang yang Menjaga Hutan: Kisah Tenun Iban Sadap dari Jantung Kalimantan
-
Menpar Widiyanti Bantah Isu Bali Sepi Wisatawan, Ungkap Data 12,2 Juta Kunjungan di 2025
-
Tragedi Bocah NTT Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku, Mensos Janjikan Bantuan Pendidikan untuk Kakaknya
-
Kritik Kebijakan Pariwisata, Anggota Komisi VII DPR Ini Beri Menpar Widyanti Nilai 50 dari 100
-
OTT KPK di Jakarta Jaring Pejabat Bea Cukai
-
Gus Ipul Prihatin Kasus Siswa SD di NTT, Ingatkan Pentingnya Data Perlindungan Sosial
-
Nekat Bongkar Trotoar Tanpa Izin, Pengelola Hotel di Pondok Indah Kena Sanksi