Suara.com - Komisi Disiplin (Komdis) PSSI kembali menggelar rapat untuk memberikan sanksi kepada klub Liga 1, Liga 2, serta pemain dan panitia pertandingan yang melanggar regulasi. Hasilnya, sembilan putusan didapatkan dari hasil rapat itu.
Salah satu yang diharuskan membayar denda adalah pemain Semen Padang, Marcel Sacramento, karena dianggap melakukan protes berlebihan kepada wasit. Akibatnya, dia dilarang tampil dalam enam pertandingan dan membayar denda Rp20 juta.
Selain Marcel, pemain PS TNI, Manahati Lestusen, juga dilarang tampil dalam tiga kali pertandingan. Dia juga diharuskan membayar denda Rp20 juta karena mencekik pemain PSM Makasar Marc Anthony Klok.
Berikut hasil lengkap sidang Komdis PSSI:
1. Panitia Pelaksana Pertandingan Perssu Real Madura dikenakan sanksi denda Rp25.000.000 karena pemukulan yang dilakukan LOC Perssu dan pelemparan botol ke bench pemain Persewangi Banyuwangi.
2. Pemain PS TNI Manahati Lestusen dikenakan sanksi 3 kali larangan bermain pada kompetisi Liga 1 tahun 2017 dan denda Rp10.000.000 karena mencekik pemain PSM Makassar Marc Anthony Klok.
3. Pemain Mojokerto Putra Indra Setiawan dikenakan sanksi 2 kali larangan bermain pada kompetisi Liga 2 tahun 2017 dan denda Rp10.000.000 karena dengan sengaja mengangkat kaki terlalu tinggi hingga mengenai pemain Persik Kediri Febly Gushendra.
4. Pemain Semen Padang Marcel Sacramento dikenakan sanksi berupa larangan bermain di Liga 1 sebanyak 6 kali dan denda Rp20.000.000 karena melakukan protes berlebihan terhadap Wasit.
5. Panitia Pelaksana Pertandingan Persela Lamongan dikenakan sanksi Peringatan Keras karena membiarkan supporter Arema masuk ke sentel ban untuk memasang bendera.
6. Panitia Pelaksana Pertandingan Persewangi dikenakan sanksi denda Rp10.000.000 karena penonton menyalakan flare.
7. Manager PSBK Kota Blitar Yudi Meira dikenakan sanksi larangan masuk ke ruang ganti dan bangku cadangan sebanyak 2 kali dan denda Rp10.000.000
karena melakukan protes berlebihan terhadap wasit dengan masuk ke dalam lapangan pertandingan.
8. Tim Persikad Depok dikenakan sanksi denda Rp10.000.000 karena suporter Persikad terbukti menyalakan flare.
9. Panitia Pelaksana Pertandingan Persikabo Bogor dikenakan sanksi denda Rp10.000.000 karena tidak mampu menjaga keamanan dari tim Persikabo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda
-
Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya
-
Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak
-
Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah
-
Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle
-
Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur
-
Bukan Supra Lagi Jadi Raja, Ini Motor Bebek Honda Paling Irit yang Kerap Diremehkan
-
Bebas Eksplorasi Aroma, Begini Cara Baru Menemukan Parfum yang Cocok