Suara.com - Pemain bintang Napoli, Marek Hamsik, ternyata pernah menolak pinangan raksasa Serie A, Juventus. Hal itu diungkapkan Pavel Nedved, mantan pemain Juve yang kini memegang jabatan penting di klub tersebut.
Penolakan tersebut terjadi jelang bergulirnya musim 2015/16, atau satu musim sebelum Juventus 'merampok' Napoli dengan memboyong Gonzalo Higuain.
Menurut Nedved, Juventus dan Napoli sudah mencapai kesepakatan soal Hamsik. Namun Hamsik menolak, dan Napoli tidak bisa berbuat apapun menyusul keputusan pemain tim nasional Slowakia itu.
"Kami mencapai kesepakatan dengan Napoli soal transfer Hamsik sekitar dua tahun lalu," ungkap Nedved kepada TV Digi Sport.
"Tapi dia (Hamsik) adalah kapten Napoli dan idola fans. Dia pun menentang transfer dan menolak bergabung dengan kami (Juventus)," jelasnya.
"Saya mengerti keputusannya. Kami harus menghormati keputusan itu dan hingga saat ini dia masih seorang pemain fantastis. Tapi saya pikir dia bisa memenangkan Ballon d'Or jika saja saat itu dia memutuskan bergabung dengan Juventus," sambung Nedved.
Sejak dibeli Napoli dari Brescia pada tahun 2007, tidak lama waktu yang dibutuhkan Hamsik untuk menjadi legenda Partenopei. Saat ini Hamsik sudah mengantongi 112 gol dari 452 pertandingan bersama Napoli, berjarak tiga gol dari rekor gol terbanyak Napoli yang dipegang pemain legendarisnya, Diego Maradona.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
John Henry Kirim Sinyal Keras ke Arne Slot, Liverpool Dilarang Ulangi Rekor Kekalahan Terburuk
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia