Suara.com - Mitra Kukar mengamankan tiga poin di kandang setelah menang tipis 1-0 atas Semen Padang di Stadion Aji Imbut Tengggarong, Kutai Kartanegara, Jumat (7/7/2017). Gol tunggal kemenangan Mitra Kukar dicetak oleh Inkyun Oh.
Pemain tengah asal Korea itu membawa tim Naga Mekes mengamankan tiga angka setelah mencetak gol di menit ke-45+2, sekaligus menghindarkan tim kebanggaan masyarakat Tenggarong tersebut dari hasil imbang.
Pelatih Mitra Kukar Jafri Sastra usai pertandingan mengakui para pemainnya tak bermain seperti biasanya yang begitu agresif, namun tetap mengapresiasi perjuangan mereka karena mampu mengamankan poin penuh di kandang.
"Kita syukuri bisa realisasikan tiga poin yang kita harapkan. Dari segi permainan masih banyak yang harus diperbaiki. Kami tidak menemukan khas permainan kami seperti melawan Gresik. Untungnya pemain lawan juga mengalami hal yang sama. Sekali lagi hasil akhir berkat kerja keras pemain di lapangan," ungkap Jafri.
Bermain di kandang sendiri, Mitra Kukar kesulitan mengembangkan permainan, karena laga kali ini Naga Mekes tak bisa memainkan striker andalannya Marclei Cesar yang absen akibat akumulasi kartu kuning.
Pada laga itu, Jafri memasang Aldino Herdianto sebagai ujung tombak menggantikan peran Marclei. Sayangnya, Aldino belum mampu berbuat banyak di lapangan.
"Selama 90 menit dia cukup berkontribusi, tapi seluruhnya perlu dibenahi, mental dan taktik harus dibenahi lagi," ujarnya.
Sementara itu, pemain Mitra Kukar Yogi Rahardian mengungkapkan kemenangan tipis atas Semen Padang harus disyukuri timnya.
Menurutnya, kemenangan tersebut sangat sulit diraih dengan kondisi mental pemain yang menurun usai dibantai Persipura 0-6 pada laga sebelumnya.
"Hasil ini bagus buat Mitra Kukar, hari ini bisa menang. Bisa mengangkat moral pemain supaya lebih bagus ke depan," ucapnya.
Yogi juga mengomentari insiden di dalam kotak penalti yang membuat dirinya terjatuh, namun wasit tak memberikan hadiah penalti.
"Kondisinya bola itu 50:50, tapi saya lebih dulu dan memang ada dorongan dari pemain lawan. Saya lari kencang, sehingga saat ada dorongan sedikit, keseimbangan hilang. Harusnya penalti. Tapi ya tidak masalah. Itu semua kembali ke keputusan wasit," tutur Yogi.
Hasil ini membuat Mitra Kukar merangsek ke peringkat lima klasemen dengan koleksi 21 poin, semen padang Semen Padang tertatih di perangkat ke-13 dengan 17 poin. (Antara)
Berita Terkait
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Imran Nahumarury Bertekad Bawa Semen Padang Kembali ke Super League
-
Rizky Ridho Kecewa Persija Kalah, Tragedi Kartu Merah Gagal Beri Kado untuk Jakmania
-
Drama Super League: Persis Solo Turun Kasta Meski Bungkam Persita
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Jurgen Klopp Buka Peluang Latih Timnas Jerman
-
Data dan Fakta usai Brasil Hajar Jepang: Rekor Casemiro hingga Kutukan Samurai Biru
-
Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal
-
Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026
-
Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026
-
Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia
-
Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis
-
Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun
-
Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?
-
Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan