Suara.com - Musim depan, Neymar sudah hampir dipastikan tidak akan lagi bermain di lini depan Barcelona bersama Lionel Messi dan Luis Suarez. Kapten tim nasional Brasil itu akan segera mendarat di Parc des Princes, berseragam Paris Saint-Germain, PSG.
Seperti diketahui, PSG bersedia membayar klausul pembatalan kontrak Neymar di Barcelona yang bernilai 222 juta Euro atau lebih dari Rp3,4 triliun. Barcelona pun kabarnya meminta jumlah fantastis itu dibayar tunai.
Menanggapi kabar tersebut, manajer Liverpool Jurgen Klopp geleng-geleng kepala. Pasalnya, angka tersebut sangat fantastis dan digadang-gadang melanggar regulasi Financial Fair Play (FFP) soal nilai transfer.
Menurut Klopp, jika nilai transfer tidak memiliki batas, maka klub-klub kaya bisa berbuat seenaknya. Tambahnya, hanya ada dua klub di dunia yang mampu membeli pemain semahal itu, yaitu PSG dan Manchester City.
"Semua orang tahu itu. Saya pikir FFP dibentuk agar situasi seperti ini tidak terjadi," jelas Klopp soal kegelisahannya.
"Itu lebih dari kata-kata ketimbang aturan sebenarnya. Saya tidak mengerti. Saya tidak paham bagaimana hal itu bisa terjadi," jelasnya lagi.
"Ada klub yang bisa membayar uang dengan jumlah sebesar itu, yaitu Manchester City dan PSG," sambungnya seperti dikutip Soccerway.
PSG sebelumnya pernah mendapat sanksi lantaran melanggar ketentuan FFP. Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu dan Presiden La Liga Javier Tebas kabarnya sudah memperingatkan PSG soal kemungkinan adanya sanksi perihal pembelian Neymar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Intip Rahasia Skin Booster DNA Salmon yang Ampuh Pudarkan Flek Hitam, Kulit Glowing Tanpa Iritasi
-
Laba BSI Tumbuh 11,8 Persen
-
Modal Kunci Duplikat, Mantan Karyawan Sate Babi Curi 2 Motor Milik Bos di Tambora
-
Purbaya Siapkan Anggaran Rp 31 Triliun buat Angkat Guru PPPK Jadi PNS
-
Modern Dad dan Warisan Patriarki: Mengubah Cara Ayah Hadir dalam Pengasuhan
-
DPR Tantang Nyali Menteri Haji, Minta Negosiasi Langsung ke Saudi soal Dana DP Haji Rp66 Miliar
-
Mengapa RAPBN 2027 Dinilai Belum Cukup Mendukung Ekonomi Hijau?
-
Danantara Pastikan PT PP Akan Dimerger
-
Atasi Fluktuasi Harga Emas, Pegadaian Hadirkan Solusi Cicil Tabungan Emas
-
Segera Daftar! Ini Syarat dan Tips Lolos Seleksi Beasiswa Unggulan 2026